Wednesday, 9 Zulqaidah 1443 / 08 June 2022
Wednesday, 9 Zulqaidah 1443 / 08 June 2022
Selasa 07 Jun 2022 19:46 WIB
Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi Muslim Malaysia. Muslim Malaysia Diminta tidak Berpartisipasi dalam Festival Jepang Bon Odori
REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR — Umat Islam disarankan untuk tidak berpartisipasi dalam Festival Bon Odori yang akan diadakan di Kompleks Olahraga Shah Alam pada 16 Juli. Alasannya karena festival tersebut mengandung unsur agama lain.
“Sebuah studi yang dilakukan oleh Departemen Pengembangan Islam Malaysia (JAKIM) menemukan bahwa festival tersebut memang memiliki unsur agama, jadi kami menyarankan umat Islam untuk tidak berpartisipasi di dalamnya,” kata Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama) Datuk Idris Ahmad dilansir dari Bernama, Selasa (7/6/2022).
Dia mengatakan ini ketika dimintai komentarnya tentang penyelenggaraan festival tahunan Jepang, yang juga mendapat reaksi negatif di media sosial, terutama di kalangan umat Islam di negara itu. Datuk Ahmad tengah menghadiri upacara peletakan batu pertama Yayasan Pendidikan Islam Selangor (Yapis) ketika dimina pendapatnya.
Poster promosi acara tersebut juga menampilkan anime wanita berhijab berkimono. “Makanya kami berharap kerancuan seperti itu tidak muncul. JAKIM sebagai koordinator (penyelenggara Islam di Malaysia) berpesan kepada umat Islam tidak mengikuti program seperti ini atau program apa pun yang dapat mempengaruhi agama dan kepercayaan kita,” ujarnya.
Sementara itu, secara terpisah, Idris mengatakan bahwa seorang pria yang disebut di media sosial sebagai ‘The Hood Man’ telah ditemukan dan semua informasi yang diberikan oleh individu akan digunakan sebagai bahan untuk tim (Idris) untuk mengambil langkah berikutnya.
JAKIM sebelumnya berusaha menemukan pria itu untuk membantu tuduhan yang dia buat di media sosial, bahwa rumah pemotongan hewan Thomas Foods International (TFI) Lobethal di Australia tidak mematuhi standar dan prosedur halal Malaysia.
“Sejauh ini perusahaan yang terlibat sudah diskors, dan kami berharap dia (individu) baik-baik saja (setelah pengungkapan). Kami berterima kasih atas pengungkapannya,” kata dia.
“Saya yakin di Australia tidak ada masalah dengan pengungkapan seperti itu karena (negara) sangat mementingkan konsumerisme,” katanya, seraya menambahkan bahwa JAKIM telah menangguhkan persetujuan pemotongan TFI dengan segera sampai hasil penyelidikan komprehensif diperoleh.
Dapatkan Update Berita Republika
KPU Optimistis PKPU Diundangkan Paling Lambat 10 Juni
Klaim Ada Titik Temu Soal Lembaga Pengawas Data Pribadi, DPR: Di Bawah Presiden
Hary Tanoe Bicara Target Partai Perindo Pada Pemilu 2024
Anggota DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Buzzer Politik
Jokowi Pastikan Hadiri Peresmian Masjid At-Taufiq
Info Sehat
FDA angkat bicara terkait cara menyimpan alpukat potong di dalam air yang viral.
Jawa Barat
Operasi ini sifatnya edukasi, sosialisasi dan melakukan penjaringan potensi daerah
Jabodetabek Nasional
Kebiasaan hidup sehat dan program vaksin perlu terus dipromosikan.
Hukum
Di Brebes kelompok Khilafatul Muslimin bagi pamflet untuk ikuti ideologi khilafah.
Teh Anget
SMPM Jipat Ponpes Karangasem Studi Kaligrafi ke Lemka Sukabumi
3 PHOTO
3 PHOTO
3 PHOTO
3 PHOTO
5 PHOTO
Rabu , 08 Jun 2022, 00:45 WIB
Selasa , 07 Jun 2022, 16:11 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved