iNews Network

MNC Network
DAKAR, iNews.id – Kelompok militan membunuh 132 warga sipil dari berbagai desa di Mali selama akhir pekan. Para pelaku berhasil diidentifikasi. 
Pemerintah Mali dalam pernyataannya Senin (20/6/2022) mengatakan, anggota kelompok Islam Katiba Macina menyerang sedikitnya tiga desa di komune perdesaan Bankass, wilayah Mopti tengah, sejak Sabtu (18/6/2022) malam hingga Minggu. Serangan-serangan ini merupakan insiden besar terbaru dalam situasi keamanan yang memburuk.
“Jumlah korban tewas kumulatif adalah 132 warga sipil dan beberapa pelaku telah diidentifikasi,” katanya.
Dilansir dari Reuters, Mali sedang berjuang untuk membendung pemberontakan Islam yang berakar setelah kudeta pada 2012. Sejak itu, serangan-serangan menyebar dari utara negara Afrika Barat yang gersang itu. Ribuan orang tewas dan jutaan orang mengungsi di seluruh wilayah Sahel.
Beberapa kelompok militan memiliki hubungan dengan Al Qaeda dan ISIS.
Pemberontakan juga telah menyebar ke negara tetangga Burkina Faso dan Niger. Padahal telah ada upaya internasional yang dipimpin oleh Prancis untuk menumpasnya.
Prancis pada Februari mengatakan, akan menarik pasukan yang dikerahkan ke Mali hampir satu dekade lalu. Itu terjadi setelah hubungan dengan junta militer yang mengambil alih kekuasaan setelah kudeta pada Agustus 2020 memburuk awal tahun ini.
Editor : Umaya Khusniah

Bagikan Artikel:

BERITA TERKAIT
KOMENTAR

source