Friday, 4 Zulqaidah 1443 / 03 June 2022
Friday, 4 Zulqaidah 1443 / 03 June 2022

Selasa 31 May 2022 13:49 WIB
Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Andri Saubani
Koalisi Indonesia Bersatu
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri atas Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar pertemuan kembali pada 4 Juni 2022. Pertemuan akan dilakukan di Pelataran Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
“Kita bangun untuk mengakrabkan, membangun kesepahaman, di antaranya bagaimana membangun tim yang kuat kemudian menjaring calon-calon,” ujar Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (31/5).
Ia menjelaskan, ketiga partai dalam Koalisi Indonesia Bersatu belum memutuskan sosok yang akan diusung sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Namun, Partai Golkar, PAN, dan PPP memiliki perhitungan sendiri sebelum memutuskan hal tersebut.
“Peluang menang gimana itu bagian yang kita bicarakan, tapi siapa? Belum. Walaupun memang tidak akan lari dari stok yang ada, tidak mungkin tiba-tiba orang yang tidak pernah dikenal jadi capres kan, tidak mungkin,” ujar Yandri.
“Mungkin Golkar ada pandangan sendiri, PAN ada pandangan sendiri, PPP ada pandangan sendiri atau ada partai yang nyusul gabung koalisi ini. Ya kita akan rembukan satu meja,” katanya.
Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli menilai, terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri atas Partai Golkar, PAN, dan PPP merupakan sesuatu yang bagus. Pasalnya, koalisi tersebut merupakan pertemuan antara kelompok nasionalis dan Islam.
“Terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu tersebut bagus karena bertemunya kelompok nasionalis dan kelompok Islam,” ujar Romli.
Koalisi Indonesia Bersatu, nilai Romli, kemungkinan besar akan mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres. Mengingat partai berlambang pohon beringin itu memiliki suara tertinggi ketimbang PAN dan PPP.
“Wajar jika koalisi ini juga mengusung Airlangga Hartarto, karena ia Ketum Golkar pemilik kursi mayoritas dalam koalisi tersebut. Dengan terbentuknya koalisi ini, maka peluang adanya tiga pasang kandidat cukup besar,” ujar Romli.
 

photo

Koalisi Indonesia Bersatu – (Infografis Republika)

 
Dapatkan Update Berita Republika
Baru 53 Tahun dan Sehat Bugar, Mengapa Penyanyi KK Bisa Kena Serangan Jantung?
Tiba-Tiba Jadi Enggan Mengonsumsi 4 Makanan-Minuman Ini Bisa Jadi Pertanda Kanker
Gejala Covid-19 Muncul Lagi Setelah Minum Paxlovid, Harus Bagaimana?
Kenali Fase Perjalanan Hepatitis Akut Misterius
Orang Sehat Juga Bisa Kena Heat Stroke Saat Berhaji, Ini Daftar Gejalanya
Bandung24jam

Keduanya ajan menikah akhir Juni mendatang.
Internasional 2

Posisi Deschamps di bangku cadangan digantikan asistennya Guy Stephen.
Cari Cuan

Nicholas Saputra menilai kecanggihan kamera ponsel akan berpengaruh terhadap foto yang dihasilkan.
Eropa

Zelenskyy berharap akan menerima lebih banyak senjata dari sekutu
Teh Anget

Komitmen Wujudkan Zona Halinar, Rutan Banda Aceh Gelar Razia Rutin
3 PHOTO
6 PHOTO
5 PHOTO
5 PHOTO
6 PHOTO
Jumat , 03 Jun 2022, 00:31 WIB
Kamis , 02 Jun 2022, 18:00 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source