PONTIANAK – Prodi Keperawatan dan Prodi Profesi Ners, Jurusan Keperawatan menggelar penyuluhan di UPT Puskesmas Alianyang pada Sabtu (11/6/2022). Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Titan Ligita, S.Kp., MN, PhD, dosen dari Prodi Keperawatan, menghadirkan dua pembicara, yaitu Ns. Sukarni, S.Kep., M.Kep. (Prodi Profesi Ners) dan Titan Ligita, S.Kp., MN, PhD.
Kedua pembicara ini menyampaikan materi penyuluhan yang berkaitan diabetes dan pencegahan luka diabetik dihadapan penderita penyakit kronis yang tergabung ke dalam kelompok Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) UPT Puskesmas Alianyang, Kecamatan Pontianak Kota.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang setiap tahun semakin meningkat jumlah penderitanya menurut laporan riset kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Diabetes yang tidak bisa ditangani dengan baik akan berdampak terjadinya komplikasi yang tidak diharapkan.
Komplikasi tersebut dapat berupa komplikasi pada pembuluh darah besar (makrovaskular) dan pembuluh darah kecil (mikrovaskular) seperti kebutaan, gagal ginjal, stroke, amputasi hingga kematian. Untuk itu diperlukan pengenalan mengenai bagaimana perjalanan penyakit diabetes dan pencegahan komplikasi.
Titan pada saat memberi kata sambutan menyampaikan tujuan dalam kegiatan edukasi dan skrining ini adalah agar peserta edukasi mendapatkan informasi yang memadai mengenai diabetes dan komplikasinya.
“Kami dari Jurusan Keperawatan UNTAN mengadakan penyuluhan ini dengan tujuan agar bapak dan ibu peserta penyuluhan memahami diabetes dan mendapatkan pemeriksaan gula darah serta skrining komplikasi luka kaki diabetik” jelas Titan.
Acara yang diikuti 59 peserta Prolanis UPT Puskesmas Alianyang berasal dari Kota Pontianak dan sekitarnya. Peserta antusias mengajukan pertanyaan dan berharap kegiatan ini dapat diadakan secara rutin.
“Kegiatan ini bagus dan sebaiknya bisa tiap bulan diadakan” ujar Misdi, peserta penyuluhan. Selain kegiatan penyuluhan, skrining komplikasi luka kaki diabetik juga dilakukan setelah dilakukannya pemeriksaan gula darah kepada seluruh peserta penyuluhan. Penderita diabetes yang mendapatkan nilai tidak normal pada skrining kaki diabetes, mendapatkan terapi yang mampu membantu melancarkan peredaran darah.
Kegiatan skrining yang dipimpin oleh Sukarni juga melibatkan mahasiswa keperawatan FK UNTAN yang turut membantu melakukan skrining komplikasi kaki diabetik, yaitu Nada Westy Nurahayu, Safitri Solehah, Dialika Putri Miptaza dan Riszki Safitri.
dr. Puspitasari selaku salah satu dokter UPT Puskesmas Alianyang yang turut hadir dalam acara PKM ini mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat diperlukan bagi masyarakat baik yang belum mengalami diabetes maupun bagi penderita diabetes.
“Kami berharap agar skrining komplikasi kaki diabetik ini ke depannya dapat dilayani di Puskesmas Alianyang sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang memerlukannya” tutup Puspitasari saat acara PKM berakhir. (mse/ser)
PONTIANAK – Prodi Keperawatan dan Prodi Profesi Ners, Jurusan Keperawatan menggelar penyuluhan di UPT Puskesmas Alianyang pada Sabtu (11/6/2022). Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Titan Ligita, S.Kp., MN, PhD, dosen dari Prodi Keperawatan, menghadirkan dua pembicara, yaitu Ns. Sukarni, S.Kep., M.Kep. (Prodi Profesi Ners) dan Titan Ligita, S.Kp., MN, PhD.
Kedua pembicara ini menyampaikan materi penyuluhan yang berkaitan diabetes dan pencegahan luka diabetik dihadapan penderita penyakit kronis yang tergabung ke dalam kelompok Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) UPT Puskesmas Alianyang, Kecamatan Pontianak Kota.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang setiap tahun semakin meningkat jumlah penderitanya menurut laporan riset kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Diabetes yang tidak bisa ditangani dengan baik akan berdampak terjadinya komplikasi yang tidak diharapkan.
Komplikasi tersebut dapat berupa komplikasi pada pembuluh darah besar (makrovaskular) dan pembuluh darah kecil (mikrovaskular) seperti kebutaan, gagal ginjal, stroke, amputasi hingga kematian. Untuk itu diperlukan pengenalan mengenai bagaimana perjalanan penyakit diabetes dan pencegahan komplikasi.
Titan pada saat memberi kata sambutan menyampaikan tujuan dalam kegiatan edukasi dan skrining ini adalah agar peserta edukasi mendapatkan informasi yang memadai mengenai diabetes dan komplikasinya.
“Kami dari Jurusan Keperawatan UNTAN mengadakan penyuluhan ini dengan tujuan agar bapak dan ibu peserta penyuluhan memahami diabetes dan mendapatkan pemeriksaan gula darah serta skrining komplikasi luka kaki diabetik” jelas Titan.
Acara yang diikuti 59 peserta Prolanis UPT Puskesmas Alianyang berasal dari Kota Pontianak dan sekitarnya. Peserta antusias mengajukan pertanyaan dan berharap kegiatan ini dapat diadakan secara rutin.
“Kegiatan ini bagus dan sebaiknya bisa tiap bulan diadakan” ujar Misdi, peserta penyuluhan. Selain kegiatan penyuluhan, skrining komplikasi luka kaki diabetik juga dilakukan setelah dilakukannya pemeriksaan gula darah kepada seluruh peserta penyuluhan. Penderita diabetes yang mendapatkan nilai tidak normal pada skrining kaki diabetes, mendapatkan terapi yang mampu membantu melancarkan peredaran darah.
Kegiatan skrining yang dipimpin oleh Sukarni juga melibatkan mahasiswa keperawatan FK UNTAN yang turut membantu melakukan skrining komplikasi kaki diabetik, yaitu Nada Westy Nurahayu, Safitri Solehah, Dialika Putri Miptaza dan Riszki Safitri.
dr. Puspitasari selaku salah satu dokter UPT Puskesmas Alianyang yang turut hadir dalam acara PKM ini mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat diperlukan bagi masyarakat baik yang belum mengalami diabetes maupun bagi penderita diabetes.
“Kami berharap agar skrining komplikasi kaki diabetik ini ke depannya dapat dilayani di Puskesmas Alianyang sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang memerlukannya” tutup Puspitasari saat acara PKM berakhir. (mse/ser)
Jl. Gajah Mada No. 2-4 Pontianak
Fax: (0561) 760038/575368
Redaksi: (0561) 735070