Tuesday, 22 Zulqaidah 1443 / 21 June 2022
Tuesday, 22 Zulqaidah 1443 / 21 June 2022

Ahad 19 Jun 2022 17:51 WIB
Red: Hiru Muhammad
Bimas Islam
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC–Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa ekstremisme menjadi fenomena global dan perlu langkah bersama menghadapinya. Moderasi Beragama, menurutnya, menjadi ‘vaksin’ yang diyakini paling ampuh membangun daya tahan masyarakat dari ancaman ekstremisme itu. 
“Kita perlu bersama-sama menjaga masyarakat dari pengaruh paham dan sikap berlebihan dalam beragama. Kami di Indonesia sedang mengarusutamakan moderasi beragama. KBRI dapat turut mengenalkan agama yang ramah (rahmatan lil alamin) sebagai bentuk soft diplomacy kita di ranah global,” tegasnya (16/6/2022).
Kunjungannya ke KBRI Washington DC dalam rangkaian menghadiri MTQ Internasional di Maryland, AS. Kamaruddin dan rombongan diterima langsung Dubes RI untuk Amerika Serikat, Rosan Roeslani.
Dalam kesempatan itu, Dubes Rosan Roeslani menyambut baik pengembangan konsep beragama tanpa kekerasan tersebut. Ia lalu menceritakan sejumlah aksi penembakan massal di beberapa sekolah di Amerika Serikat belakangan ini. 
Ditambahkannya, “sekitar 200.000 WNI tercatat di KBRI. Aktivitas keagamaan berjalan baik. Ada enam masjid di Amerika yang dikelola komunitas muslim Indonesia. KBRI bekerjasama dan mendukung peran penting komunitas dalam pelayanan keagamaan umat di sini.”
Dubes Rosan juga mendukung pelaksanaan MTQ Internasional untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. “Semoga dua peserta dari Indonesia dapat memperoleh juara, mengharumkan Indonesia di kancah internasional ini,”
Kamaruddin berterima kasih atas dukungan KBRI Washington dalam pengembangan pelayanan keagamaan WNI di semua negara bagian AS. “Kami berharap sinergi pembinaan umat dapat ditingkatkan di masa mendatang,” harapnya.
Dapatkan Update Berita Republika
5 Alasan Mengapa Islam Larang Zina dan Segala Perbuatan Pemicunya
UAS Jelaskan Hukum Memegang Alquran tapi Belum Berwudhu
Bibers, Komandan Militer Muslim dari Chechnya
Hikmah Melaksanakan Akikah
Tradisi Minum Teh di Turki yang Melebur ke Arsitektur Masjid
Amerika

Biden mempertimbangkan hapus tarif terhadap barang China untuk menahan inflasi
Liga Inggris

Man United hampir merekrut Kroos dari Muenchen pada 2014.
Kartu Merah

Real Madrid ingin mengontrak Vinicius Junior hingga 2028.
Pertanian

Pemerintah juga perlu lebih fleksibel dalam mendistribusikan pupuk.
Hukum

KPK hari ini memeriksa delapan saksi terkait kasus yang menjerat Ade Yasin.
8 PHOTO
7 PHOTO
5 PHOTO
8 PHOTO
6 PHOTO
Selasa , 21 Jun 2022, 05:17 WIB
Selasa , 21 Jun 2022, 16:12 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source