BERITAKALTIM.CO- Kegiatan reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, masa persidangan II tahun 2022 digelar mulai 19-21 Juni 2022. Wakil DPRD Balikpapan Budiono menyasar di RT 15 Kelurahan Baru Marga Sari Balikpapan Barat, secara Door to Door (rumah ke rumah).
Sejumlah aspirasi disampaikan mulai tingginya sedimentasi drainase yang ada seputaran Kelurahan Marga Sari, meminta adanya pembangunan sekolah SMK Negeri dan pembangunan Puskesmas.
Ketua RT 14, Kelurahan Marga Sari, Balikpapan Barat, Aris, menyampaikan sejumlah aspirasi dalam reses diantaranya pengangkatan sedimentasi, karena ketika hujan parit yang ada tak berfungsi maksimal untuk menampung air
“Kondisi ini membuat jalanan menjadi tempat kubangan air, sampah menumpuk lari ke jalan,” ujarnya.
Tak hanya itu dalam kesempatan ini Aris mengharapkan adanya pembangunan sekolah khususnya SMK Negeri sehingga ketika ada PPDB warga Marga Sari dapat tertampung.
“Keberadaan SMK Negeri di Marga Sari juga sangat diharapkan masyarakat kebedaannya. Meski saat ini untuk SMP 25 sudah dalam proses pembangunan,” tambahnya.
Aris menjelaskan keinginan masyarakat teekait keberadaan Puskesmas. Dimana untuk lahannya sudah ada dan sempat ditinjau Camat, dan Lurah. Oleh karena itu besar harapannya bisa segera direalisasikan proses pemindahannya.
“Karena lokasi Puskesmas yang lama berada di atas air, dan bisa dikatakan sudah tak layak. Jika dibangun disini sangat strategis mengingat lokasinya tengah-tengah pemukiman masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat khususnya di RT 14 Kelurahan Marga Sari terkait sedimentasi yang tinggi mengakibatkan banjir pihaknya berharap kedepan akan mengupayakan perluasan drainase yang ada saat ini.
” Ini harus dibuatkan drainase agar menuntaskan persoalan banjir ini,” ucapnya.
Sementara itu mengenai penambahan sekolah, walaupun saat ini telah terbangun SMP 25 mereka mengharapkan warga di lingkungan Kelurahan Margasari bisa di akomodir. Sementara untuk Puskesmas lahannya sudah ada hanya pemerintah belum membebaskan lahan itu.
“Karena melihat kondisi Puskesmas Kelurahan Marga Sari sudah tak layak. Kami harapkan kedepan bisa kita relokasi atau pindahkan ke sini,” tutupnya. #
Wartawan: Thina
No More Posts Available.
No more pages to load.

source