Ambon, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama stakholder, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting tahun 2022
Dalam kegiatan yang digelar, Selasa (21/6/2022) turut dilaksanakan pengukuhan Pj. Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa M. Wattimena sebagai Bunda Genre Kota Ambon oleh Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, yang juga Bunda Parenting dan Bunda Genre Maluku, Widya Pratiwi Murad.
Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya saat membuka kegiatan Rakor menyatakan, persoalan Stunting bukan saja persoalan lokal atau nasional, tetapi telah menjadi masalah global yang dihadapi semua negara.
“Menyadari hal itu sejak dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Ambon oleh bapak Gubernur, saya telah sampaikan 11 kebijakan prioritas yang akan dikerjakan, dimana salah satu yang penting adalah percepatan penurunan angka stunting dalam program penyelarasan arah kebijakan pemekot demgan provinsi dan Nasional,” ujarnya.
Menurut Wattimena, berbicara mengenai percepatan penurunan Stunting maka seluruh aparatur pemerintahan berada di barisan yang sama, serta sama-sama berkomitmen dan terlibat aktif pelaksanaannya.
“Saya berharap di kecamatan digelar rembuk stunting, ada target di desa/negeri dan kelurahan untuk bebas Stunting.Ada alokasi belanja untuk percepatan penurunan stunting yang dialokasikan secara berjenjang sampai tingkat bawah. Harus ada tindakan nyata bukan sekedar wacana. Harus ada Empati dan keberpihakan bagi anak-anak yang menderita stunting. Bahkan untuk jangka panjang kita pastikan penurunan angka stunting yang signifikan,” harapnya
Untuk tujuan itu, lanjutnya perlu dibamgun sinergitas antar OPD, OPD dengan lembaga kemasyarakatan, OPD dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dan OPD dan TP-PKK.
“Khusus sinergi dengan PKK, kita perlu belajar dari PKK Provinsi Maluku yang telah menjadi mitra yang luar biasa bagi pencapaian tupoksi OPD di provinsi. Bagaimana ketua TP-PKK telah menjadi bunda PAUD bunda Parenting dan bunda Genre,” terangnya.
Terkait dengan Pengkuhan Pj. Ketua TP-PKK kota Ambon sebagai Bunda Genre Kota Ambon, Penjabat katakan, jadikanlah amanah ini sebagai pengabdian dalam menciptakan generasi muda berencana yang tangguh.
“Kita telah memiliki 66 kelompok pusat informasi kesehatan remaja, yang melibatkan mahasiswa-mahasiswi, angkatan muda GPM, remaja masjid di desa dan keluarah. Edukasi mereka, yakinkan agar menjadi konselor sebsya buat teman2 sebaya tentang generasi berencana, dengen demikian akan lahir genersasi gemilang, tangguh dan sehat,” tandasnya.
Sentara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse selaku ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting kota Ambon dalam laporannya, menyampaikan, tujuan pelaksanaan Rakor ini adalah terciptanya integrasi program pelayanan intervensi stunting di kota Ambon mulai dari perencanaan, pemantauan,evaluasi dan pelaporan.
“Yang paling penting adalah untuk menyamakan persepsi terkait Stunting seperti apa dan bagaimana cara mengatasinya,” pungkas Ririmasse.
Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan Pengukuhan Bunda Genre Kota Ambon, turut dihadiri unsur Forkopimda Kota dan turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Ambon, kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Anggota DPRD, pada Pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Ketua Klasis GPM di wilayah Kota Ambon, pengurus TP-PKK Ambon, para Camat, Kades/Raja dan Lurah. 
(MCAMBON)
22 Kali

Copyright © 2018 InfoPublik. All rights reserved.

source