logo
Selamat
Logo
twitter
facebook
instagram
youtube
Selasa, 21 Juni 2022
20 Juni 2022
09:34 WIB
Editor: Leo Wisnu Susapto
TARAKAN – Dinas Kesehatan Tarakan, Kalimantan Utara menyatakan, imunisasi campak dan rubella (MR) untuk anak sudah mencapai hampir 50%.
“Animonya cukup bagus, meski anggaran tidak ada, padahal ada program Bulan Imunisasi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap jalankan,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Tarakan, Devi Ika Indriarti di Tarakan, Minggu (19/6) seperti dikutip dari Antara.
Dia mengatakan, saat ini imunisasi bukan hanya dilaksanakan di Dinkes Tarakan, tetapi juga disebar di puskesmas, posyandu dan memasuki lingkungan sekolah-sekolah.
Selama pandemi covid-19, imunisasi jenis lainnya tetap dilakukan. Namun, kondisi posyandu saat itu sedang tutup karena kasus covid-19 mengalami kenaikan, maka diarahkan dilaksanakan di puskesmas.
“Vaksinasi ini hanya ada empat kelurahan saja yang cakupannya mencapai target, sedangkan kelurahan lainnya di bawah target,” kata Devi.
Dia mengatakan, bahwa pada 2022 target, vaksinasi untuk semua jenis harus bisa tembus 90%. Dan imunisasi rubela, dengan memiliki fungsi tersendiri bagi ibu hamil.
“Jika terkena rubela, bisa menyebabkan bayi cacat, menyebabkan gangguan pada si bayi atau pada anaknya setelah dewasa. Ciri-cirinya kurang lebih dengan campak,” urai Devi.
Ia juga memastikan sampai saat ini khusus untuk virus rubela, belum ada kasus ditemukan di Tarakan dan diharapkan jangan ada muncul.
Imunisasi campak dan rubela atau biasa dikenal imunisasi MR ini menyasar anak-anak yang berusia sembilan bulan sampai usia 11 tahun 29 hari.
Bagikan ke:
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on LinkedIn
Share on Whatsapp
Silahkan login untuk memberikan komentar

Login atau Daftar
Tentang kami
Redaksi
Pedoman dan Siber
Disclaimer
Privacy Policy
Kontak
©Validnews 2022 All rights reserved.

source