Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID — Rumah Singgah di Kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Tomohon tak lagi digunakan.
Dari pantauan tribunmanado.co.id pada akhir pekan lalu, Rumah Singgah yang sebetulnya difungsikan untuk penanganan pasien covid-19 tampak sunyi.
Tak terlihat ada lagi pasien covid-19 yang menjalani isolasi, pintu-pintu ruangan tertutup dan dikunci.
• Pemkot Tomohon Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Minsel, Bawa Beras, Ikan Kaleng & Mie Instan
• Wenny Lumentut Wakil Wali Kota Tomohon Ikut Sekolah Partai Kader PDI Perjuangan
Bahkan tampak lantai dan dinding yang mulai kotor seperti tak terawat.
“Tidak ada orang mungkin karena sudah tak lagi ada pasien Covid-19,” kata salah satu warga yang berada Pos di samping Rumah Singgah RSUD Anugerah Tomohon, Senin (20/6/2022).
Rumah Singgah di RSUD Anugerah ini sebagaimana diketahui menghabiskan anggaran sekira Rp 700 juta lebih. Pembangunannya pun dilakukan di tahun 2020 atau saat jelang Pemilihan Kepala Daerah 2020.
Kepala Bidang Tata Usaha RSUD Anugerah Tomohon Novry Tuerah mengakui bangunan rumah singgah di bagian belakang memang belum difungsikan.
Sedangkan bangunan bagian depan tetap difungsikan.
“Kalau yang di belakang untuk sementara belum difungsikan. Yang depan ada nakes analis kesehatan yang tinggal,” ungkapnya.
“Karena kan memang untuk saat ini tak ada pasien covid-19 yang dirawat. Hanya ada pasien umum,” sambung Tuerah.
Sementara untuk fasilitas rumah singgah, dikatakan Tuerah tetap dirawat.
“Barang-barang tetap dirawat. Karena ada penanggungjawab rumah singgah. Mereka rutin cek dan rawat barang-barang,” sebutnya
“Ada TV, Lengkap dengan sofa, lemari dan tempat tidur,” tukas Tuerah.
Diketahui Proyek Rumah Singgah ini dikerjakan pada tahun 2020 lalu atau saat jelang pelaksanaan Pilkada.
“Itu dibuat tahun 2020, selanjutnya dihibahkan ke RSUD Anugerah,” tandasnya. (hem)
• Nama-nama Bakal Capres PDIP Sudah Ditangan Megawati, Telah Dipertimbangkan Secara Matang
• Pantas Khalifah Nasif Bikin Heboh, Intip Potret Si Polisi Tampan, Putra Tunggal Pengusaha Kaya Raya