atau cari berdasarkan hari
Petugas Kesehatan Karantina Bandara Soekarno Hatta melakukan pmeriksaan acak suhu badan penumpang yang baru mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 14 Mei 2019. Pemeriksaan acak dilakukan untuk mewaspadai adanya penumpang yang terjangkit penyakit Cacar Monyet atau Monkeypox. ANTARA
TEMPO.CO, Tangerang – Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyatakan hingga kini belum ada laporan penularan monkeypox atau cacar monyet di wilayahnya. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tengerang dr Dini Anggraeni mengatakan penyakit itu tidak boleh dianggap enteng.
Meski keterangan resmi Kemenkes menyebutkan belum ada temuan kasus itu di Indonesia tetapi perlu diwaspadai.
Untuk menghindari risiko penularan, masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan tikus atau primata. Masyarakat juga diimbau membatasi paparan langsung dengan darah atau daging hewan yang tidak atau belum dimasak hingga matang.
“Hindari kontak dengan hewan liar atau mengkonsumsi daging hewan liar,” ujarnya.
Pelaku perjalanan yang datang dari wilayah yang terjangkit cacar monyet, diminta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam tinggi mendadak, pembesaran kelenjar getah bening, hingga ruam kulit. “Gejala muncul dalam kurun waktu kurang dari 3 minggu setelah kepulangan,” kata Dini.
Dinkes Kota Tangerang memberikan edukasi tentang cacar monyet kepada masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan, termasuk lewat kegiatan posyandu. Termasuk dengan instansi bidang fungsi kesehatan hewan dan satwa liar.
Baca juga: Ada Cacar Monyet, Soekarno-Hatta Kerahkan Semua Thermoscanner
Dapatkan ringkasan berita eksklusif dan mendalam sesuai dengan topik pilihan Anda dengan membaca newsletter pilihan Tempo
Pilih Topik
Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni menjelaskan penyebab robohnya atap tribun sirkuit Formula E. Polisi ikut turun tangan.
Tempo Media Group © 2017