TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengajak seluruh perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk membersamai pemerintah daerah dalam penanganan kesehatan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Bantul.
Hal itu diucapkan Bupati Abdul Halim saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 DPD PPNI Bantul di KJ Hotel, Yogyakarta, Sabtu (25/6/2022). Abdul Halim menyatakan, PPNI memiliki berperan dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Bantul, terutama pada pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul, Berkarakter dan Berbudaya Istimewa.
Baca juga: Bupati Abdul Halim Serius Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Bantul
Baca juga: Bupati Abdul Halim Resmikan Tim Respon Cepat RSU PKU Muhammadiyah Bantul
“SDM yang unggul, di antaranya diwujudkan dengan masyarakat yang sehat. Karenanya, saya berharap, agar PPNI turut serta mendukung Pemerintah Kabupaten Bantul dalam penuntasan masalah stunting di Bantul,” kata Bupati Halim.
Halim juga menyebut, perawat merupakan pihak terdepan di dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama di RS, klinik, puskesmas dan pusat layanan kesehatan lainnya. “Maka, 2.800 perawat di Kabupaten Bantul ini perlu ditingkatkan kompetensinya, juga kemampuannya dalam memberikan perawatan kepada pasien,” ungkapnya.
Bupati Bantul beralasan, bahwa masyarakat sangat membutuhkan perawat apalagi dalam pandemi Covid-19. “Buktinya, ribuan pasien yang terpapar Covid-19, semua menggantungkan kepada perawat untuk mendapatkan perawatan yang intensif,” tandas orang nomor satu di Kabupaten Bantul.
Bupati Halim menyebut, jumlah perawat yang mencapai 2.800 masih jauh dari mencukupi, sehingga dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi saat pandemi ini, dibutuhkan satu perbaikan sistem, di mana tak hanya perawat yang mesti diandalkan sebagai pihak terdepan. Namun, juga sumber daya kesehatan yang lain.
“Ini menunjukan, bahwa perawat ini profesi yang sangat strategis untuk mencapai visi kesehatan Pemkab Bantul,” lanjutnya. (ayu)

source