TIMESINDONESIA, CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Kabupaten Cilacap sekaligus membuka Bakti Kesehatan Vaksinasi Presisi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022, Jumat (17/6/2022) di Patra Graha Convention Hall, Cilacap.
BIAN merupakan upaya Kementerian Kesehatan menutup kesejangan imunitas kesehatan di masyarakat karena dampak pandemi Covid-19, dan wajib dilaksanakan di seluruh Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan dr Pramesti Griana Dewi mengatakan, karena Covid-19, capaian rutin imunisasi di Indonesia khususnya Cilacap menurun.
"Pada tahun 2020 dan 2021 capaian vaksinasi rutin di Cilacap menurun karena Covid. Maka dari itu, mulai hari ini, kita mengejar melalui BIAN. Kita kejar imunisasi mulai hari ini sampai nanti bulan Agustus," terang Pramesti.
Kabupaten-Cilacap-2.jpg
Targetnya yaitu 105.118 balita mendapat imunisasi measles (campak) dan rubela, serta untuk balita yang melewatkan imunisasi pokok, bisa dikejar melalui BIAN ini. Dari jumlah tersebut, setidaknya 95 persen target tercapai.
"Untuk campak dan rubela sasaran sesuai dengan rekomendasi usia 9 sampai 59 bulan, dan imunisasi wajib seperti polio, DPT, HB, dan HIB yang ketinggalan diberikan kepada anak usia 12-59 bulan. Harapannya bisa mencapai 95 persen atau bahkan 100 persen dari target balita yang akan diimunisasi," imbuh Pramesti.
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji sangat mendukung upaya meningkatkan cakupan imunisasi melalui BIAN. Menurutnya, ini dalam rangka mempersiapkan anak-anak agar kita memiliki generasi yang sehat.
"Ini dalam rangka mempersiapkan generasi masa depan yang sehat, yang kelak akan menjadi pemimpin dan pelayan masyarakat Indonesia. Anak sehat, Indonesia sehat," ujar Bupati saat mencanangkan BIAN.
Sementara, kegiatan vaksinasi yang digelar oleh Polres Cilacap dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 bertujuan untuk membantu pemerintah melakukan percepatan vaksinasi di Cilacap.
Kabupaten-Cilacap-3.jpg
"Vaksinasi ini adalah rangkaian kegiatan HUT ke-76 Bhayangkara, dan serentak di seluruh Indonesia melakukan percepatan vaksin termasuk di Cilacap, karena dosis 3 baru 25 persen," terang Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro usai acara pembukaan.
Eko juga berpesan kepada masyarakat yang belum mendapat vaksin baik 1, 2, atau 3 untuk segera pergi ke pelayanan kesehatan agar mendapatkan vaksin.
"Ada varian baru, BA.4 yang penyebarannya cepat. Maka dari itu masyarakat yang belum vaksin segera ke rumah sakit atau puskesmas untuk mendapatkan vaksin agar bisa terlindungi dari Covid varian baru tersebut," ajaknya.
Pada acara dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 Tahun 2022, dilakukan juga imunisasi polio tetes secara simbolis oleh Bupati Cilacap, Forkopimda, Wakil Ketua TP PKK, GM Pertamina, dan Kepala Dinas Kesehatan Cilacap sebagai tanda dicanangkannya Bulan Imunisasi Anak Nasional di Kabupaten Cilacap. (*)
**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
10/11/2021 – 09:39
Copyright 2014 – 2022 TIMES Indonesia. All Rights Reserved.
Page rendered in 0.6461 seconds. Running in Unknown Platform

source