TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka) menggulirkan program pemberdayaan masyarakat (padat karya) untuk 14 desa yang ada di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang mampu menyerap tenaga kerja.
Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, program pemberdayaan masyarakat yang diambil dari anggaran APBD tersebut dilaksanakan melalui pembangunan fisik yang melibatkan warga setempat sebagai pelaku pembangunan.
menyerahkan-program-pemberdayaan-masyarakat.jpg
Menurut bupati, bahwa program ini bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan sampai ke pelosok pedesaan melalui berbagai kegiatan. Seperti jalan, jaringan irigasi, MCK dan kegiatan lainnya.
"Setiap desa nilainya sebesar Rp 200 juta untuk diberikan kepada 14 desa. Jadi, uang itu dari APBD kita serahkan kepada desa untuk diberdayakan kepentingan rakyat," ungkap Karna Sobahi, Senin (20/6/2022).
Bupati juga menjelaskan, bahwa dari anggaran Rp 200 juta tersebut, dialokasikan sebesar Rp 130 juta untuk bahan material, sedangkan, Rp 62 juta untuk upah pekerja.
"Sementara, yang hadir pada acara kegiatan sosialisasi kali ini juga kita berikan sebesar Rp 100 ribu per orang," ujarnya.
menyerahkan-program-pemberdayaan-masyarakat-2.jpg
Dalam kesempatan ini, bupati menyampaikan program pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat mendorong pergerakan rakyat, partisipasi rakyat, menciptakan lapangan kerja jangka pendek dan menambah penghasilan hidup rakyat.
"Dan ini kedepannya akan menjadi model, karena jika melalui pengusaha kan rakyat hanya menerima hasilnya saja, tapi melalui program ini, bagaimana rakyat dapat mengerjakan dengan dirinya sendiri," ujarnya.
Ia pun berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan rakyat akan merasa diraih oleh pemerintah, kemudian diberdayakan dan diberikan penghasilan. Sehingga melalui program ini secara tidak langsung dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional.
"Kami berharap melalui program pemberdayaan masyarakat ini dapat membantu untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi, pasca dari tekanan pandemi Covid-19," jelas orang nomor di Pemkab Majalengka tersebut. (*)
**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
10/11/2021 – 09:39
Copyright 2014 – 2022 TIMES Indonesia. All Rights Reserved.
Page rendered in 0.1968 seconds. Running in Windows 10

source