TIMES HAJI, JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Indonesia membuat Jemaah Calon Haji Indonesia (JCH Indonesia) untuk lebih berhati-hati saat melaksanakan ibadah haji tahun 1443H/2022M maupun jelang keberangkatan menuju tanah suci.
Dalam laporan terbarunya, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kapuskes Haji Kemenkes) Budi Sylvana mengungkapkan ada 22 JCH Indonesia yang tertunda keberangkatan hajinya karena terkonfirmasi Positif Covid-19.
Budi menjelaskan, dari 22 JCH Indonesia yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 13 jemaah telah melakukan swab ulang dan hasilnya negatif.
“Mereka sudah diberangkatkan ke Tanah Suci,“ jelas Budi dalam keterangan persnya di Media Center Haji, Asrama Haji Jakarta Pondok Gede pada Selasa (7/6/2022).
Budi mengatakan masih ada 9 JCH Indonesia yang harus ditunda keberangkatannya. Selain itu Budi juga mengingatkan JCH Indonesia untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun pandemi telah melandai.
“Kami ingatkan, meski pandemi Covid-19 sudah melandai, semua tetap harus menerapkan protokol kesehatan,“ pesan Kapuskes Haji Kemenkes Budi Sylvana kepada seluruh JCH Indonesia yang akan melaksanakan ibadah haji tahun 1443H/2022M.(*)