
SAROLANGUN – Sebanyak 250 ribu warga Kabupaten Sarolangun telah memiliki kartu iuran BPJS kesehatan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Muaro Bungo mencatat, akumulasi keseluruhan masyarakat di Kabupaten Sarolangun terdaftar berkisar diangka 89 persen.
“Kalau warga penduduk Sarolangun yang sudah terdaftar itu 89 persen atau 250 ribu orang,” kata Kepala BPJS Muarabungo, Neri Eka Putri, Senin (20/6).
Mencakup beberapa wilayah di Provinsi Jambi, BPJS Cabang Muarabungo rutin mengavaluasi kinerja dengan instansi terkait diberbagai Pemerintah Daerah (Pemda).
Neri mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya juga telah mengadakan rapat dengan instansi terkait di Kabupaten Sarolangun. Antaranya dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Keuangan dan pihak Rumah Sakit termasuk Puskesmas.
“Ada dua pelayanan rumah sakit di Sarolangun ini, antaranya swasta dan punya Pemerintah. Dari dua rumah sakit itu klaimnya ngak jauh beda dan rata-rata ditahun 2021 yang punya pemerintah lebih kurang 11 sampai 12 miliar rupiah pertahun,” jelasnya.
Lebih lanjut, untuk Rumah Sakit swasta diwilayah Kabupaten Sarolangun ditahun 2021 mencapai 19 hingga Rp. 20 milyar biaya yang telah dikeluarkan BPJS Kesehatan.
“Tentu ini telah memenuhi standar pelayanan dan syarat penilaian untuk bekerjasama,” katanya melanjutkan.
Selain itu, Neri mengungkapkan di Sarolangun Pemerintah Daerah juga menganggarkan 13 ribu jiwa lebih masyarakat peserta Penerima Bantuan Iuran yang ditanggung Pemerintah.
“Namanya PBI APBD, kalau yang Provinsi itu ada juga dan lebih kurang 4 ribuan orang masyarakat yang dibayarkan pake iuran Provinsi dan anggaran pusat lebih kurang 125 ribu penduduk Sarolangun yang dibayarkan melalui anggaran pusat,” bebernya.
Mereka penerima bantuan menurut Neri, masing-masing akan menduduki kelas lll di BPJS Kesehatan dengan pembayaran iuran dibantu pemerintah.
Alamat : Jl A Thalib No. 7-8 Pematang Sulur, Telanaipura Jambi, Indonesia
Telp : (0741)5913611, Fax. (0741) 61497
Email: [email protected]