Akibat Pohon Tumbang, Lalu Lintas di Jalur Kepanjen – Blitar Macet
Warga Wagir Ditangkap Polisi, Diduga Transaksi Narkoba
150 Ekor Sapi Suspek, Paling Banyak di Sanan Kelurahan Purwantoro
Mahasiswanya Ditangkap Densus 88, Berikut Ini Tanggapan UB
Warga Malang Terseret Ombak di Pantai Batu Bengkung
Program Unggulan, TPID Kota Batu Rapat Tingkat Tinggi
Penanganan PMK, Pemkot Malang Akan Bentuk Satgas
Penanganan PMK, DPRD Kota Malang Setuju Memakai Anggaran BTT
Jalan Rusak di Kabupaten Malang Akan Diperbaiki
Inovasi Puskesmas Janti, Kanal Pengaduan Braille Dirintis Tahun 2021
Hari Buku Nasional, Perpustakaan Kota Malang Tingkatkan Pelayanan
PPDB Online 2022 di Kota Malang
PPDB SD Kota Malang Jalur Zonasi
Jalur Afirmasi, PPDB SD di Kota Malang
Pertukaran Mahasiswa Merdeka, IKIP Budi Utomo Runner Up Nasional
Harga Telur Ayam di Malang Tetap Melambung
Toko Mainan, Sion Toys Termurah di Kota Batu
Keripik Lina Majaya, Oleh – oleh Khas Malang
Pusat Pertumbuhan Lokal, Kampus UMKM Shopee Hadir di Malang
BPF Pialang Legal, Edukasi Investor Agar Bertransaksi Nyaman
Wabah Penyebaran PMK di Kabupaten Malang Naik
Pasar Kedungkandang Sepi, Hanya Ada Dua Pedagang
Pasar Kedungkandang Malang Akan Dibangun Kembali
Kantor KUA di Kota Malang, Daftar Alamatnya
Jembatan Tunggulmas Kurang Pas Dibuat Putar Balik Kendaraan
Isoter Pandanwangi Dinonaktifkan, Nihil yang Dirawat
Pamor Keris Polres Malang Masih Temukan Warga Tidak Patuh Prokes
Ngaku Positif Covid-19, Pasutri Ini Malah Wisata Di Malang
Tim Gabungan Kota Malang Bubarkan Lomba Dance Di Matos
Pemkot Malang Terapkan Kebijakan PTM 50 Persen
Program Unggulan, TPID Kota Batu Rapat Tingkat Tinggi
Halal Bihalal, PGRI Kota Batu Pererat Kebersamaan dan Solidaritas
Paripurna Virtual, Penyampaian 3 Raperda DPRD Kota Batu
Wali Kota Batu Serahkan Sertifikat Akreditasi Perpustakaan Untuk 13 Sekolah
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, DPKP Tinjau Hewan Ternak di Batu
Diterbitkan
,
Oleh
 
KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji melantik dan mengambil sumpah 101 orang pejabat pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkot Malang.
Selasa (24/5/2022). Wali Kota Sutiaji memberikan apresiasi kepada pejabat yang telah bekerja dengan baik dan penuh dengan dedikasi.
Dia berharap kepada pejabat yang baru dilantik untuk dapat menunjukkan kompetensinya.
Karena, jabatan yang diemban merupakan tanggung jawab yang kelak akan diminta pertanggungjawabannya sehingga harus dilaksanakan dengan baik.
“Hari ini kita mengambil sumpah bersama-sama, dilantik dan dikukuhkan,” ujarnya.
Bahwa apapun jabatannya kita ini adalah pemimpin, lanjut Sutiaji kelak semua yang kita lakukan akan diminta pertanggungjawaban.
“Yang sudah bekerja dengan baik, yang punya dedikasi yang baik kami ucapkan terima kasih,” ucapnya.
Sutiaji juga meminta pada pejabat yang mengisi posisi-posisi yang baru untuk amanah, memiliki kompetensi, dan dapat melaksanakan tugas dengan baik.
Menurutnya, pengabdian luar biasa yang telah dilakukan tentu mempunyai berbagai macam parameter.
Misalnya dalam penilaian kinerja bagaimana capaiannya, kata Sutiaji bagaimana memimpin, menata, dan merespons sesuatu.
“Jika ada dua paradigma yang kita pakai, satu memang harus ada penyegaran,” katanya.
Yang kedua adalah yang berbasis kinerja seperti tanggap dalam menghadapi sesuatu, masih kata Sutiaji laporan dari masyarakat, laporan dari sekelilingnya, laporan darimana pun.
“Mudah-mudahan ini menjadi kekuatan kita semua jaga kekompakan, junjung tinggi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, jalankan dengan baik,” pungkas Sutiaji.
Terkait ada beberapa jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong, serta beberapa kepala perangkat daerah yang akan purnatugas, Sutiaji menjelaskan bahwa nantinya akan dilaksanakan open bidding atau seleksi terbuka.
Adapun beberapa pejabat pimpinan tinggi yang dilantik dan dikukuhkan, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusuma Dewi, MT.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Malang Muhammad Sailendra, ST., MM; Staf Ahli Pembangunan, Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia Kota Malang Drs. Alie Mulyanto, MM.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang Heru Mulyono, S.IP., MT; serta pengukuhan kembali Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Malang Dra. Penny Indriani, MM. (carep01/fir)
Wali Kota Sutiaji Buka Pembimbingan Jemaah Haji Kota Malang
Tekan Pengangguran, Wali Kota Malang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi
Program Unggulan, TPID Kota Batu Rapat Tingkat Tinggi
Wabah Penyebaran PMK di Kabupaten Malang Naik
Penanganan PMK, Pemkot Malang Akan Bentuk Satgas
Penanganan PMK, DPRD Kota Malang Setuju Memakai Anggaran BTT
Halal Bihalal, PGRI Kota Batu Pererat Kebersamaan dan Solidaritas
Paripurna Virtual, Penyampaian 3 Raperda DPRD Kota Batu
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.






Diterbitkan
,
Oleh
 
KABARBATU.COM – TPID Kota Batu menggelar rapat tingkat tinggi (high level meeting) di ruang Rapat Utama Balai Kota Among Tani.
Selasa (31/5/2022). Hal ini terkait pemantapan program unggulan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tahun 2022.
Rapat tersebut sekaligus membahas penerapan 4K dalam pengendalian inflasi daerah, yakni keterjangkauan harga.
Kemudian ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Batu, Emilyati mengatakan bahwa TPID bersama tim gabungan telah menyusun roadmap dan melakukan sidak pasar.
“Rapat ini adalah bagian dari komunikasi efektif. Sebelumnya kami telah menyusun roadmap dan melakukan sidak pasar saat awal puasa dan saat ramadhan,” katanya.
Wali Kota Batu yang diwakili Wakil Wali Kota Batu, H. Punjul Santoso mengatakan, koordinasi ini diperlukan untuk persiapan dalam pengendalian inflasi, terutama di masa Pandemi.
“Tahun 2020, Kota Batu masuk lima besar pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Timur,” ujarnya.
“Kebijakan dalam koordinasi ini diperlukan untuk mendorong pemulihan ekonomi dalam berbagai sektor di Kota Batu,” sambung Punjul.
Pertumbuhan perekonomian di Kota Batu tahun 2022 terus berlanjut dan diperkirakan membaik, hal ini juga didukung dengan percepatan vaksinasi dan penerapan Prokes.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Malang, Samsun Hadi mengatakan Kota Batu menjadi salah satu wilayah pengungkit pertumbuhan di Jawa Timur dengan kinerja perekonomian positif.
“Bank Indonesia Malang memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan terus berlanjut di tahun 2022 dengan didorong kinerja berbagai sektor dan lapangan usaha,” katanya. (carep01/fir)
Diterbitkan
,
Oleh
 
KABARMALANG.COM – Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan membentuk tim satgas.
“Yang perlu ditindaklanjuti adalah pembentukan satgas dulu,” ujar Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko usai menghadiri rapat koordinasi percepatan penanggulangan PMK dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Dia mengatakan, bahwa hasil rapat koordinasi tersebut nantinya akan segera dibahas dan dikoordinasikan dengan instansi terkait dan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Malang.
“Satgas ini melibatkan, seluruh Forkompimda, dinas terkait dan DPRD Kota Malang untuk merumuskan, menindaklanjuti arahan gubernur dan Forkopimda provinsi,” katanya.
Setelah tim satgas penanggulangan terbentuk, lanjut Bung Edi sapaan akrabnya dipanggil nantinya akan dilakukan penanganan melihat kondisi di lima kecamatan di Kota Malang.
Dilanjutkan dengan mengidentifikasi, hewan ternak yang terkonfirmasi PMK.
Kemudian dilanjutkan dengan penanganan melalui treatment, dengan pemberian antibiotik dan pemberian vitamin kepada hewan ternak.
“Sebelum vaksin ada, itu yang kami lakukan. Karena saat ini ada sekitar 200 an sapi yang positif PMK di Malang,” terangnya.
Selain itu, dalam penanggulangan PMK ini, Pemkot Malang juga akan menyiapkan anggaran melalui BTT.
Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang meminta kepada setiap daerah untuk menyiapkan anggaran BTT untuk penanganan PMK.
Khofifah juga meminta setiap kepala daerah untuk melakukan konsultasi dengan kejaksaan negeri (kejari) setempat terkait penganggaran BTT untuk penanganan PMK.
“Saat ini sedang kami susun. Setelah ini secepatnya kami akan segera melakukan koordinasi,” terangnya. (carep01/fir)
 
Diterbitkan
,
Oleh
 
KABARMALANG.COM – DPRD Kota Malang menyetujui penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menggunakan anggaran BTT.
“Saya setuju Pemkot Malang menyiapkan anggaran BTT,” ujar Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.
“Karena BTT kita kan masih sisa banyak. Kemarin hanya terserap sekitar Rp 16,5 Miliar,” sambungnya.
Ketua DPRD juga menyampaikan, bahwa penanggulangan PMK ini harus diseriusi oleh Pemkot Malang agar tertangani dengan cepat.
Apalagi jelang menghadapi Hari Raya Idul Adha pada 9 Juli 2022 nanti.
“Kapolres sudah minta usulan agar sapi yang mau datang ke Kota Malang bisa dinetralisir lebih dulu,” ucapnya.
“Yang jadi penanggungjawab adalah RPH. Itu upaya untuk menekan penyebaran,” lanjutnya.
Sementara itu, Pemkot Malang juga akan menyiapkan anggaran BTT untuk penanggulangan PMK.
Hal tersebut dijelaskan oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, usai menghadiri rapat koordinasi percepatan penanggulangan PMK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (carep01/fir)
 
Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat
Server Ujian UT Disoroti DPR RI
Pancasila Sebagai Landasan Dasar Negara
Merampok dan Memperkosa, Pria Donomulyo Didor
Sumber Gentong Buat Ngadem, WSG Pilihan Kuliner
Kereta Tanpa Lokomotif Jalan Sendiri Dari Stasiun Malang Kota Baru
Penundaan Ujian UT, Ini Kata Warek 3
Komisi X Minta UT Perbaiki Kualitas Server
Copyright © 2020 KabarMalang.com

source