Warga Malang Terseret Ombak di Pantai Batu Bengkung
Manager Koperasi Lumbung Artho Masuk DPO
Seorang Kakek Tewas di Malang Setelah Berhubungan Intim
Ketua Perindo Lapor Polisi, Yassiro: Nelly Ini Cinta NKRI
Modus Salat Duha, Pria Ini Mala Bobol Kotak Amal
Aplikasi Siapel Dispendukcapil Kota Malang Mudah dan Cepat
Wali Kota Sutiaji Buka Pembimbingan Jemaah Haji Kota Malang
Wali Kota Sutiaji Melantik Pejabat Baru di Lingkungan Pemkot Malang
Tekan Pengangguran, Wali Kota Malang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi
Sosialisasi, Kertas Kerja Pemeriksaan Kesehatan Koperasi di Kota Malang
Hari Buku Nasional, Perpustakaan Kota Malang Tingkatkan Pelayanan
PPDB Online 2022 di Kota Malang
PPDB SD Kota Malang Jalur Zonasi
Jalur Afirmasi, PPDB SD di Kota Malang
Pertukaran Mahasiswa Merdeka, IKIP Budi Utomo Runner Up Nasional
Harga Telur Ayam di Malang Tetap Melambung
Toko Mainan, Sion Toys Termurah di Kota Batu
Keripik Lina Majaya, Oleh – oleh Khas Malang
Pusat Pertumbuhan Lokal, Kampus UMKM Shopee Hadir di Malang
BPF Pialang Legal, Edukasi Investor Agar Bertransaksi Nyaman
Jembatan Tunggulmas Kurang Pas Dibuat Putar Balik Kendaraan
Awal Juni 2022 Jembatan Tunggulmas Diberlakukan Satu Arah
Aremania, Managemen Arema FC Apresiasi Keamanan Stadion
Mafindo Malang Melatih Lansia menjadi Cakap Digital
Kota Malang, Destinasi Wisata Populer di Indonesia
Pamor Keris Polres Malang Masih Temukan Warga Tidak Patuh Prokes
Ngaku Positif Covid-19, Pasutri Ini Malah Wisata Di Malang
Tim Gabungan Kota Malang Bubarkan Lomba Dance Di Matos
Pemkot Malang Terapkan Kebijakan PTM 50 Persen
Tracing Testing Di Bakalankrajan, Satu Keluarga Positif Covid-19
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, DPKP Tinjau Hewan Ternak di Batu
TV Desa Kota Batu Luncurkan Podcast, Sudut Obrolan Kawan
Aplikasi Coating Berbasis Sawit untuk Petani Swadaya di Malang
Temu Bumdesa, Wali Kota Batu Meresmikan Live Lab PKKP BI
250 Warga Desa Sidomulyo Terima Sertifikat PTSL
Diterbitkan
,
Oleh
 
KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji membuka acara pembimbingan manasik haji reguler tingkat Kota Malang 1443H/2022.
Selasa (24/5/2022). Kegiatan ini digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang di Hotel Gajahmada Graha.
Wali Kota Sutiaji menyampaikan rasa syukur atas kembali dibukanya pemberangkatan jemaah haji, khususnya bagi jemaah Kota Malang.
“Alhamdulillah tahun ini sudah mulai buka (pemberangkatan jemaah haji, red), mudah-mudahan teman-teman jemaah diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” ujarnya.
“Saya titip doakan mudah-mudahan masyarakat Kota Malang diberikan ketentraman, kedamaian dan kesejahteraan,” sambung Wali Kota Sutiaji.
Lebih lanjut, Sutiaji berpesan kepada 508 jemaah haji dari Kota Malang tahun 2022 ini agar senantiasa melakukan persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci hingga pelaksanaan ibadah haji nanti.
Sehingga para jemaah dapat menunaikannya dengan khusyuk dan lancar.
“Tentu dalam menyambut panggilan Allah ke Tanah Suci yang sangat mulia, diperlukan pula kesiapan secara matang, baik dari aspek fisik maupun rohani,” katanya.
“Tidak hanya pada saat di Tanah Suci, namun jauh hari sebelum keberangkatan hingga sekembalinya dari haji,” tutur Sutiaji.
BACA : Karena Pandemi, Biro Umroh Merugi Rp. 140 Triliun
Tidak hanya itu, Sutiaji turut mengapresiasi Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Kota Malang yang telah melakukan berbagai persiapan pemberangkatan jemaah haji Kota Malang.
“Tentu kami ucapkan terima kasih pada Kemenag, bahwa harapan dari masyarakat Kota Malang untuk memenuhi panggilan ini sudah didata, sudah terakomodir. Ini Alhamdulillah sudah berajalan dengan bagus,” tuturnya.
Terakhir, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, Muhtar Hazawawi menjelaskan bahwa bimbingan manasik haji tingkat Kota Malang ini akan dilaksanakan selama enam hari.
Dengan harapan kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi jemaah saat menunaikan ibadah di Tanah Suci nanti.
“Untuk keberangkatannya masih menunggu, tidak terlalu lama. Yang penting manasik dulu karena waktunya mepet,” ujarnya.
Yang perlu saya sampaikan biasanya persiapan pemberangkatan haji kurang lebih delapan bulan, lanjut Muhtar dan ini hanya satu bulan kurang lebih, luar biasa.
“Mohon didukung dan diodakan agar jemaah haji ini lancar, aman, kembali dengan selamat dan mabrur,” pungkasnya. (carep01/fir)
Aplikasi Siapel Dispendukcapil Kota Malang Mudah dan Cepat
Wali Kota Sutiaji Melantik Pejabat Baru di Lingkungan Pemkot Malang
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, DPKP Tinjau Hewan Ternak di Batu
Aplikasi Siapel Dispendukcapil Kota Malang Mudah dan Cepat
Jembatan Tunggulmas Kurang Pas Dibuat Putar Balik Kendaraan
TV Desa Kota Batu Luncurkan Podcast, Sudut Obrolan Kawan
Wali Kota Sutiaji Melantik Pejabat Baru di Lingkungan Pemkot Malang
Awal Juni 2022 Jembatan Tunggulmas Diberlakukan Satu Arah
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.






Diterbitkan
,
Oleh
 
KABARMALANG.COM – Sistem Informasi Aplikasi Pelayanan Elektronik (Siapel) Dispendukcapil Kota Malang memberikan pelayanan yang mudah dan cepat.
Layanan online Siapel ini cukup mudah untuk diakses hanya dengan membuka website siapel.malangkota.go.id.
Melalui aplikasi Siapel, masyarakat dapat mengetahui proses pengurusan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) serta informasi adminduk dengan sangat transparan.
Karena dapat dilacak atau ditelusuri sampai mana berkas adminduk masyarakat diproses.
Dengan adanya aplikasi Siapel Dispendukcapil Kota Malang ini, masyarakat akan lebih diberikan kemudahan, kecepatan dan dapat efisien waktu dalam pengurusan dokumen adminduk.
Setidaknya terdapat lima layanan pengurusan dokumen adminduk dalam aplikasi Siapel.
Di antaranya, pertama akta pencatatan sipil yang meliputi akta kelahiran, kematian, perkawinan, dan perceraian.
Kedua, pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang meliputi perekaman biometrik dan cetak KTP elektronik yang hilang atau rusak.
Ketiga, pindah dokumen masuk keluar yang meliputi pelayanan surat pindah dan cetak dokumen pindah masuk.
Keempat, permasalahan data yang meliputi sinkronisasi atau aktivasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) jika data bermasalah saat pengurusan BPJS, Bank, maupun Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kelima, pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) yang meliputi cetak KIA baru, hilang maupun rusak.
Di mana untuk mengakses kelima layanan pengurusan dokumen adminduk melalui aplikasi Siapel tersebut masyarakat hanya diarahkan untuk memasukkan nomor WhatsApp (WA) serta kata sandi yang dibuat oleh masyarakat.
Selain menggunakan aplikasi Siapel, masyarakat juga bisa mendapatkan layanan pengurusan dokumen adminduk melalui nomor WhatsApp (WA) yang sesuai dengan pengurusan dokumen kependudukan yang akan dibuat.
Untuk masyarakat yang memilih pengurusan dokumen adminduk melalui nomor WA, bisa mendapatkan deretan nomor WA tersebut dengan mengakses website: dispendukcapil.malangkota.go.id.
Selain nomor WA, melalui website tersebut masyarakat juga dapat mengakses formulir dan persyaratan pengurusan adminduk lainnya. (carep01/fir)
Diterbitkan
,
Oleh
 
KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji melantik dan mengambil sumpah 101 orang pejabat pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkot Malang.
Selasa (24/5/2022). Wali Kota Sutiaji memberikan apresiasi kepada pejabat yang telah bekerja dengan baik dan penuh dengan dedikasi.
Dia berharap kepada pejabat yang baru dilantik untuk dapat menunjukkan kompetensinya.
Karena, jabatan yang diemban merupakan tanggung jawab yang kelak akan diminta pertanggungjawabannya sehingga harus dilaksanakan dengan baik.
“Hari ini kita mengambil sumpah bersama-sama, dilantik dan dikukuhkan,” ujarnya.
Bahwa apapun jabatannya kita ini adalah pemimpin, lanjut Sutiaji kelak semua yang kita lakukan akan diminta pertanggungjawaban.
“Yang sudah bekerja dengan baik, yang punya dedikasi yang baik kami ucapkan terima kasih,” ucapnya.
Sutiaji juga meminta pada pejabat yang mengisi posisi-posisi yang baru untuk amanah, memiliki kompetensi, dan dapat melaksanakan tugas dengan baik.
Menurutnya, pengabdian luar biasa yang telah dilakukan tentu mempunyai berbagai macam parameter.
Misalnya dalam penilaian kinerja bagaimana capaiannya, kata Sutiaji bagaimana memimpin, menata, dan merespons sesuatu.
“Jika ada dua paradigma yang kita pakai, satu memang harus ada penyegaran,” katanya.
Yang kedua adalah yang berbasis kinerja seperti tanggap dalam menghadapi sesuatu, masih kata Sutiaji laporan dari masyarakat, laporan dari sekelilingnya, laporan darimana pun.
“Mudah-mudahan ini menjadi kekuatan kita semua jaga kekompakan, junjung tinggi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, jalankan dengan baik,” pungkas Sutiaji.
Terkait ada beberapa jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong, serta beberapa kepala perangkat daerah yang akan purnatugas, Sutiaji menjelaskan bahwa nantinya akan dilaksanakan open bidding atau seleksi terbuka.
Adapun beberapa pejabat pimpinan tinggi yang dilantik dan dikukuhkan, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusuma Dewi, MT.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Malang Muhammad Sailendra, ST., MM; Staf Ahli Pembangunan, Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia Kota Malang Drs. Alie Mulyanto, MM.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang Heru Mulyono, S.IP., MT; serta pengukuhan kembali Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Malang Dra. Penny Indriani, MM. (carep01/fir)
Diterbitkan
,
Oleh
 
KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menyebut pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah bersama perguruan tinggi.
Untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas guna mengentaskan pengangguran terbuka di Kota Malang.
“Kita harus dapat menjawab pengangguran terbuka, maka kami pemerintah daerah menjadi kepanjangan tangan pemerintah pusat,” ujar Wali Kota Sutiaji.
“Harapannya adalah bagaimana memberikan kontribusi dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi. Sehingga bagaimana vokasi ini bisa memberikan kekuatan yang lebih,” sambungnya.
Hal ini disampaikan Sutiaji saat menjadi pembicara dalam kegiatan talkshow di kegiatan Expo Produk Inovasi dan Penguatan Link & Match IDUKA di Graha Polinema, Senin (23/5/2022).
Selanjutnya, menurut Sutiaji, revolusi paradigma pendidikan menjadi salah satu kunci untuk menjawab tantangan tersebut.
BACA : Pengangguran Terbuka Kabupaten Malang Naik 1,79 Persen
“Supaya bonus demografi yang dimiliki Indonesia ke depan menjadi potensi dan tidak menjadi beban, maka sudah saatnya kita revolusi paradigma pendidikan. Dan Alhamdulillah sudah dimulai dari kurikulum merdeka belajar,” ucapnya.
Pemerintah daerah dengan perguruan tinggi, imbuh Sutiaji, harus saling berkolaborasi, bekerja sama dan saling mengisi ruang agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
Salah satunya degan menyusun kurikulum yang tepat.
“Maka sesungguhnya ini harus dilakukan bersama-sama; output, input, dan proses terus menerus kami dilibatkan. Dengan cara tadi, kurikulum dibuat bersama-sama. Apalagi saat ini sudah merdeka belajar,” katanya.
Sutiaji berharap kurikulum perguruan tinggi di Kota Malang tidak semata menciptakan lulusan yang siap bekerja, namun lebih jauh lagi; mampu menelurkan generasi yang terampil dan berwawasan ke depan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
“Harapannya, anak-anak begitu lulus, pasar bisa menangkap. Serta sudah saatnya kita munculkan entrepreneur-entrepreneur yang hebat. Terlebih Malang gudangnya anak-anak start up,” terangnya.
Dengan demikian, Sutiaji melanjutkan, perguruan tinggi dapat memberikan akses kepada masyarakat, sehingga tingkat pengangguran terbuka di Kota Malang dapat berkurang. (carep01/fir)
Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat
Server Ujian UT Disoroti DPR RI
Pancasila Sebagai Landasan Dasar Negara
Merampok dan Memperkosa, Pria Donomulyo Didor
Sumber Gentong Buat Ngadem, WSG Pilihan Kuliner
Kereta Tanpa Lokomotif Jalan Sendiri Dari Stasiun Malang Kota Baru
Penundaan Ujian UT, Ini Kata Warek 3
Komisi X Minta UT Perbaiki Kualitas Server
Copyright © 2020 KabarMalang.com

source