Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022
Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Jumat 06 May 2022 14:47 WIB
Rep: Amri Amrullah/ Red: Erik Purnama Putra
Menristek Dikti kala itu Prof Mohamad Nasir Prof Budi Santosa Purwokartiko sebagai rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) perideo 2018-2022.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengamat pendidikan Darmaningtyas mengecam pandangan diskriminasi dalam tulisan berbau SARA Rektor Institute Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan, Budi Santosa Purwokartiko. Ia bahkan meminta Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud untuk memberi sanksi denngan mencopot Budi dari posisi rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, dan memecatnya dari tim seleksi beasiswa LPDP.
Secara tegas Darmaningtyas menyebut tulisan Budi itu sebuah pandangan yang rasis. Tidak pantas dikemukakan ke publik oleh seorang pejabat publik termasuk rektor di PTN, siapa pun yang menjadi korbannya. “Saya mendukung pencopotan jabatan rektor ITK Budi Santoso dan harus dicoret dari tim seleksi beasiswa LPDP,” kata Darmaningtyas kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/5/2022).
Ia menekankan, seharusnya tim penyeleksi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sebaiknya orang yang berfikir rasional dan tidak rasis. Pandangan seperti itu sudah seharusnya dimiliki seorang akademisi agar seleksinya bisa menghasilkan calon penerima beasiswa yang berkualitas. “Kalau seleksinya sudah didasarkan pada sikap rasis, maka menjadi kurang objektif,” tegasnya.
Karena itu, Darmaningtyas sepakat, memang harus ada sanksi kepada akademisi yang justru bersikap rasis dan diskriminatif, seperti Budi. Sanksinya, menurut dia, harus tegas yakni pecat sebagai rektor dan menjadi tim seleksi calon penerima beasiswa.
Sebelumnya, Prof Budi Santosa Purwokartiko membuat gaduh dengan menulis status di Facebook pribadi pada 27 April 2022, hingga viral. Tulisan guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut memicu kontroversi lantaran mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Budi secara terus terus menunjukkan sikap antiterhadap mahasiswa yang mengucapkan kalimat dalam ajaran Islam, seperti insya Allah, barakallah, hingga qadarallah. Bahkan, ia tidak segan melabeli buruk mahasiswa perempuan yang berjilbab. “Tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun,” ujarnya dalam tulisannya yang viral dan akhirnya dihapus dari akun Facebook-nya.
Dapatkan Update Berita Republika
Penutupan GPDRR Lahirkan Tujuh Rekomendasi
Soal Usulan Raffi Ahmad Jadi Capres, Ini Kata Jubir PKS
Megawati akan Ajak Jokowi Diskusi Sosok Capres-Cawapres untuk Pilpres 2024
Jabatan Penjabat Dinilai Rusak Profesionalitas TNI/Polri
Zulkieflimansyah Usulkan DPP PKS Usung Raffi Ahmad Jadi Capres 2024
Keuangan

RUPST PGN menyebut penyelesaian pipa Blok Rokan akan tingkatkan produksi minyak bumi
Kartu Merah

Liverpool akan menghadapi Real Madrid di partai final Liga Champions di Stade de France, Paris, pada 28 Mei 2022.
Jabotabek Inpicture

Pameran tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).
Eropa

Kiriman rudal Harpoon dan meriam howitzer akan perkuat pasukan Ukraina.
Politik

Pada penutupan forum GPDRR 2022 melahirkan tujuh rekomendasi untuk resiliensi bencana
5 PHOTO
5 PHOTO
3 PHOTO
3 PHOTO
3 PHOTO
Sabtu , 28 May 2022, 00:40 WIB
Sabtu , 28 May 2022, 20:07 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source