BORNEONEWS, Palangka Raya – Dua pendidik Bumi Tambun Bungai akan mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi Information Communication and Technology (ICT) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP/SMPLB, di Bogor, Jawa Barat.
Kedua Guru PAI asal Kalimantan Tengah (Kalteng) itu adalah Masriah M. PdI dari SMPN 2 Palangka Raya dan Anshari MPdI asal SMPN Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Masriah dan Anshari terpilih mewakili Kalteng sesuai undangan langsung Direktur Jenderal Direktur Pendidikan Agama Islam Pusat tertanggal 24 Mei 2022 Nomor B-282/DJ.I/DT.I.IV/HM.01/05/2022, menindaklanjuti SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor: 1985 Tahun 2022.
Workshop peningkatan kompetensi ICT Guru PAI tingkat SMP/SMPLB se-Indonesia ini sedianya digelar 1-3 juni 2022 mendatang, di Bigland Hotel Malabar, Bogor Tengah.
Masriah kepada awak media, di Palangka Raya, Minggu (29/5/2022), mengatakan, kegiatan akan diikuti para ketua MGMP PAI SMP/SMPLB penerima bantuan pemberdayaan MGMP PAI SMP tahun 2022 guna menunjang penerbitan jurnal ilmiah Guru PAI SMP/SMPLB di tiap provinsi/kabupaten/kota di Tanah Air.

“Insya Allah kami siap mengikuti kegiatan ini mewakili Provinsi Kalimantan Tengah,” sebut Masriah alumni Pasca Sarjana IAIN Palangka Raya itu, Minggu, 29 Mei 2022.
Mantan Ketua Ikatan Keluarga Wartawan ( IKWI) Kalteng itu mengatakan, setelah keikutsertaan di kegiatan tersebut pihaknya juga berkomitmen untuk mentransfer pengetahuan dan pengalaman yang didapat dari worksop kepada rekan-rekan pendidik lain di Kalteng, khususnya para guru PAI yang akan menyusun jurnal ilmiah di daerahnya masing-masing. (*/B-5)

Disebutkan sosialisasi yang kurang optimal membuat pelaksanaan program yang mengakomodasi kepentingan masyarakat secara luas tersebut dalam mengakses hak atas kepemilikan tanah atau pengelolaan lahan belum berjalan maksimal.
Ditempat yang sama Kepala Bappeda Kobar Juni Gultom mengatakan seperti yang disampaikan Pj Bupati supaya mengendapkan program yang bisa bermanfaat langsung pada masyarakat.
Rahman menghubungi Supriadi (Berkas Terpisah), keduanya ingin menginap di tempat Supriadi setelah sampai di kota Palangka Raya.
Seperti kasus pencurian ponsel di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, hal itu memang seharusnya tidak terjadi. Untuk itu, faktor keamanan dan pengawasan harus lebih diperketat.
AKBP Bayu juga berperan kepada personel agar apa yang diraih tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Anang berharap Kepada SKPD yang ada di Kobar dapat memenuhi sarana prasarananya, kemudian dan operasional penunjang, sehingga akan memudahkan untuk bekerja.
Iceu mengatakan peningkatan kualitas pengajar PAUD sangat dibutuhkan mengingat pendidikan anak usia dini merupakan salah satu media pendidikan anak di awal usia untuk mengenal dan mengetahui banyak hal.
Berdasarkan pengakuan warga buaya penyerang Sri Mahwiyah itu makasih berkeliaran sekitar perairan lokasi serangan.
Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan sejak pukul 06.30 WIB sampai dengan selesai. Sementara lokasi kegiatannya disepakati oleh pihak Puskesmas sendiri.
Kegiatan rutin itu kini mulai dilaksanakan lagi sejak Senin, 30 Mei 2022 di sekolah tersebut dan H.Livenur Hasby selaku kepala sekolah langsung jadi pembina upacara.

source