Imunisasi dapat mencegah anak mengalami tengkes atau ”stunting”. Prevalensi tengkes pada anak yang tidak diimunisasi dua kali lipat dibandingkan dengan yang diimunisasi lengkap.
Anak-anak usia dini hingga tingkat taman kanak-kanak menjalani imunisasi measles-rubella (MR) di Sekolah Ricci 2 Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (8/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mengatasi penyakit campak dan rubela di Kota Tangerang Selatan.
JAKARTA, KOMPAS — Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk mencegah stunting atau gagal tumbuh kembang akibat kurang gizi kronis pada anak. Anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap berisiko tinggi mengalami tengkes.
Pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada-RS Sardjito, Mei Neni Sitaresmi, menyampaikan, tengkes atau stunting merupakan penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi. Sejumlah riset menunjukkan, anak balita di Indonesia yang tidak diimunisasi memiliki risiko tengkes lebih tinggi dibandingkan dengan anak balita yang mendapatkan imunisasi lengkap.
Harian Kompas adalah surat kabar Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Kompas diterbitkan oleh PT Kompas Media Nusantara yang merupakan bagian dari kelompok usaha Kompas Gramedia (KG), yang didirikan oleh P.K. Ojong (almarhum) dan Jakob Oetama sejak 28 Juni 1965.

Mengusung semboyan “Amanat Hati Nurani Rakyat”, Kompas dikenal sebagai sumber informasi tepercaya, akurat, dan mendalam.

source