Lensabangkabelitung.com, Muntok– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Marudur Saragih berharap Pemerintah Daerah Bangka Barat menjadikan program penanganan stunting sebagai prioritas. Hal itu diinginkan oleh Marudur sebab angka kasus stunting di Negeri Sejiran Setason ini selalu menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak tahun 2018.
Meskipun program penanganan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sudah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Marudur menilai Pemerintah Daerah Bangka Barat masih menjadikan Universal Health Coverge (UHC) sebagai prioritas.
“Kemarin sudah masuk di RPJMD program penanganan stunting ini, cuman mungkin belum prioritas, masih menganggap stunting ini belum prioritas, karena satu tahun ini masih (untuk) progam UHC tadi,” kata Marudur kepada Lensabangkabelitung.com via telepon, Jumat, 3 Juni 2022.
Penanganan stunting ini dinilai oleh Marudur perlu kerjasama dari semua pihak, sebab angka stunting di Bangka Barat selalu menjadi yang tertinggi. Terlebih lagi di Kecamatan Kelapa dan Simpang Teritip yang cukup tinggi sampai dengan hari ini.
Politisi PDIP tersebut menyampaikan bahwa penurunan stunting sangat penting, sebab juga termasuk ke dalam salah satu program pemerintah pusat yang menginginkan setiap daerah mempunyai angka stunting yang rendah.
“Kami dari DPRD sangat mendorong, ini kan menyangkut kesejahteraan juga, penyebab stunting kan ada beberapa hal, pernikahan usia dini, pengetahuan pola asuh anak dan masalah gizi, banyak hal yang menyebabkan stunting ini terjadi,” katanya.
Marudur menyampaikan, program dari TPPS ini perlu didampingi dan diadvokasi terus menerus sampai angka stunting di Bangka Barat mencapai angka yang rendah.
“Artinya Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat, prioritaskan lah, progam stunting ini harus kita implementasikan sebaik-baiknya supaya tahun 2023 bukan tambah naik tapi turun, dan akhirnya di 2024 angka stunting sudah tidak ada lagi,” katanya.
“Kami secara anggaran kalau memang dibutuhkan untuk penurunan stunting ini tinggal diinfokan saja ke DPRD kita akan setuju, yang penting di lapangan kegiatan tim stunting ini bekerja bukan hanya sekedar wacana saja,” demikian Marudur Saragih.
Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum
You must be logged in to post a comment.