Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
PDSI
JAKARTA, investor.id – Kedudukan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dinilai sama di mata hukum. Demikian pernyataan Wakil Ketua Umum PDSI, Prof dr Deby Pada Vinski dan Ketua Divisi Pembinaan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dr Dollar ketika dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (4/6/2022).
"Secara hukum kedua lembaga ini sama kedudukannya karena semua hukum di bawahnya harus tunduk pada hukum diatasnya," tegas Prof Deby.
Ia mengaku hingga saat ini masih berteman baik dengan para dokter dari IDI dan tidak ada mempermasalahkan hal tersebut. Hanya memang dibutuhkan sesuatu yang baru untuk kemajuan bangsa ini lewat suatu organisasi yang berpandangan ke depan. Para dokter pun bebas memilih, mau ikut PDSI atau IDI karena memang tidak ada larangan atau pemecatan.
"KKI pun mengakui bahwa PDSI dan IDI sama karena keduanya sah di mata hukum. Kalau tidak sama artinya PDSI tidak diterima dan mereka (KKI) menjunjung tinggi UUD karena kedua lembaga inijuga sama-sama mendapat SK Kemenkumham, hanya beda waktu saja," ungkapnya.
PDSI sendiri siap memajukan dunia kedokteran dan berharap masyarakat bisa berobat tidak terlalu mahal karena harusnya banyak dokter spesialis yang tersebar di semua daerah atau wilayah. Pihaknya pun siap bekerjasama dan berkolaborasi dengan organisasi manapun di dunia dan tidak hanya di Indonesia karena bangsa Indonesia harus mendunia.
"Saya ucapkan selamat secara khusus kepada PDSI karena telah diakui negara berdasarkan SK Kemenkumham, serta berharap PDSI membela NKRI, membela kesejawatan, serta membawa Indonesia untuk dunia sesuai slogan PDSI sendiri. Dan PDSI menjadi rumah suci dokter seluruh Indonesia," kata dr Dollar.
Konsil Kedokteran Indonesia atau KKI merupakan suatu badan otonom, mandiri, non struktural dan bersifat independen, yang bertanggung jawab kepada Presiden RI.
Dalam keterangannya yang diterima Beritasatu.com, Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), dr Putu Moda Arsana mengatakan pihaknya menyambut baik kehadiran PDSI untuk reformasi kesehatan yang lebih baik. Ia berharap PDSI menjadikan kemajuan teknologi kedokteran sebagai salah satu fokus, terutama dalam menyambut masyarakat ekonomi ASEAN 2025 sehingga dokter Indonesia dapat bersaing secara global.
"Saya berharap visi misi PDSI sejalan dengan slogan KKI, yaitu komunikasi, kolaborasi, integritas dan PDSI senantiasa bersikap strategis. KKI mendukung PDSI yang sudah sah dan legal menurut undang-undang. KKI juga mengakui PDSI sebagai organisasi masyarakat sama dengan IDI," ungkap dr Putu.
Hal itu dikatakan saat menerima audiensi dari PDSI baru-baru ini. Audiensi ini berlangsung di kantor KKI dan dihadiri segenap komisioner KKI selaku pejabat negara dan pengurus pusat PDSI, termasuk mantan Menteri Kesehatan (Menkes) dr Agus Terawan Putranto sebagai Dewan Pelindung PDSI.
Laksda TNI (Purn) drg Andriani selaku Wakil Ketua 1 KKI juga mengucapkan selamat dan menyambut baik kehadiran PDSI yang memberi warna baru dalam dunia kesehatan Indonesia dengan tetap berpegang pada visi-misi mulia yang ditetapkan sendiri oleh PDSI.
Prof dr Taruna Ikrar mengingatkan PDSI bahwa kemajuan Iptek kedokteran secara global sudah sangat signifikan, sehingga PDSI harus mengantisipasi hal tersebut dengan aktif di dunia internasional juga.
Dalam kesempatan tersebut, sebagai komisioner KKI yang mewakili masyarakat, Hisyam Said, juga menyambut baik berdirinya PDSI untuk membawa perubahan yang lebih baik dalam memajukan dunia kedokteran Indonesia dalam bentuk reformasi kedokteran.
Pelopor Reformasi Kedokteran
Ketua Umum PDSI, Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Prayitno menyampaikan bahwa PDSI memiliki visi menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi kesejawatan, serta berwawasan Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
Misi PDSI yang juga disampaikan diantaranya :
1. Mengayomi dokter dengan bersinergi bersama rakyat dan pemerintah dengan membentuk organisasi dokter yang profesional.
2. Meningkatkan taraf kesehatan rakyat Indonesia dan kesejahteraan anggota.
3. Mendorong inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia.
Sekretaris Umum PDSI, dr Erfen Gustiawan Suwangto mengungkapkan bahwa pihaknya siap menguatkan fungsi KKI sebagai lembaga negara selaku penentu standar pendidikan, standar kompetensi dan lainnya, sehingga tidak akan ada standar ganda dalam dunia kedokteran Indonesia walau sekarang organisasi profesi dokter lebih dari satu.
Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto selaku Dewan Pelindung PDSI menutup masukan dari PDSI dengan mengungkapkan harapan agar KKI semakin kuat sebagai lembaga negara.
KKI dan PDSI memiliki cita-cita luhur yaitu ingin membantu para dokter seluruh Indonesia dan memperjuangkan reformasi kedokteran di Indonesia agar lebih baik. Hal ini sejalan dengan visi misi PDSI tentunya.
Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) berdiri pada 27 April 2022 sesuai dengan SK Kemenkumham Republik Indonesia No. AHU-003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia.
Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)
Sumber : BeritaSatu.com
Berita Terkait
Diberhentikan IDI, Terawan Janji Ikut Membesarkan PDSI
IDI Nilai Adenovirus Masih Tersangka Utama Penyebab Hepatitis Akut
IDI Sebagai Organisasi Profesi Diklaim Berbeda dengan PDSI Sebagai Ormas
PDSI Dorong Revisi UU Praktik dan Pendidikan Kedokteran
Terpopuler
01
Investor Asal Singapura Dikabarkan Tertarik Jadi Penyelamat Wanaartha Life
Sabtu, 4 Juni 2022 | 16:56 WIB
02
Lautan Luas Bakal Bagikan Dividen Rp 108 M
Sabtu, 4 Juni 2022 | 10:00 WIB
03
Investor Peringatkan Masa Booming Start Up Jelas Berakhir
Jumat, 3 Juni 2022 | 19:26 WIB
04
Modal Asing Kembali Membanjiri Indonesia, Capai Rp 10,37 T Pekan Ini
Jumat, 3 Juni 2022 | 22:47 WIB
05
Kinerja Tumbuh, Begini Target Harga Saham Sarana Menara (TOWR)
Minggu, 5 Juni 2022 | 09:41 WIB
Terkini
Bakal Diuji Sentimen Negatif Global, IHSG Masih Ada 'Harapan', Simak Saham-saham Ini!
Minggu, 5 Juni 2022 | 19:00 WIB
Peringati 2 Dekade Gerakan APUPPT, BTN Tanam 5 Ribu Pohon di Mataram
Minggu, 5 Juni 2022 | 18:52 WIB
BTPN Syariah Ventura Pimpin Pendanaan Dagangan US$ 6,6 Juta
Minggu, 5 Juni 2022 | 18:42 WIB
Hadiri Silaturahmi Akbar PAN, Erick Thohir dan Zulhas Diskusi soal Perekonomian
Minggu, 5 Juni 2022 | 18:08 WIB
Percepat Distribusi Bantuan STB, Menkominfo Dorong Peningkatan Koordinasi
Minggu, 5 Juni 2022 | 17:45 WIB
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved