Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
Tangki penyimpanan terlihat di Kilang Los Angeles Marathon Petroleum, yang memproses minyak mentah domestik dan impor di Carson, California, AS pada 11 Maret 2022. (FOTO: REUTERS/Bing Guan/File Photo)
JAKARTA, investor.id – Tim riset ICDX menyebut, harga minyak pagi ini terpantau merosot turun dibebani isyarat peningkatan produksi Saudi dan UEA jelang berlangsungnya pertemuan OPEC+. Meski demikian, sentimen positif dari pencabutan penguncian di Shanghai serta laporan dari API membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Pemimpin OPEC, Arab Saudi mengindikasikan kesediaan untuk memompa lebih banyak minyak jika produksi Rusia turun secara substansial di bawah beban sanksi, ungkap lima orang yang mengetahui diskusi tersebut pada hari Rabu. Salah satu sumber juga menambahkan bahwa ada potensi peningkatan produksi yang dijadwalkan untuk September akan dimajukan ke Juli dan Agustus, dan rencana tersebut kemungkinan akan diumumkan pada saat pertemuan OPEC+ hari Kamis.
Baca juga: IHSG Menguat 0,25% di Sejam Perdagangan 
Di hari yang sama, Uni Emirat Arab (UEA) juga memberikan isyarat peningkatan produksi. Mubadala Petroleum, perusahaan energi internasional yang berbasis di Abu Dhabi, mengumumkan telah mencapai 500 ribu barel setara minyak per hari untuk pertama kalinya dalam sejarah. “Angka itu sekaligus menandai peningkatan produksi sebesar 22% dari tahun 2021,” tulis tim riset ICDX dalam risetnya, Kamis (2/6/2022).
Sementara itu, Shanghai yang mencabut penguncian secara penuh pada hari Rabu memberikan sentimen positif akan meningkatnya kembali aktifitas perekonomian yang sekaligus mendorong permintaan minyak oleh negara importir minyak terbesar dunia tersebut. Otoritas kesehatan Shanghai melaporkan 8 kasus baru per 1 Juni, turun dari 10 kasus pada sehari sebelumnya. Secara total, kasus baru di Tiongkok turun menjadi 129 kasus baru per 1 Juni, dari 131 kasus sehari sebelumnya, ungkap Komisi Kesehatan Nasional.
Baca juga: MIFX Luncurkan Kampanye Semudah Itu Trading Forex
Dari AS, persediaan minyak mentah dalam sepekan merosot turun sebesar 1.18 juta barel, ungkap laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri American Petroleum Institute (API) untuk pekan yang berakhir 27 Mei. Laporan tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan angka resmi versi pemerintah yang akan dirilis malam nanti oleh Energy Information Administration (EIA). Perilisan laporan baik dari API maupun EIA dirilis lebih lambat sehari dari jadwal biasanya karena berlangsungnya libur Memorial Day di AS pada akhir pekan.
“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$120 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$105 per barel,” tutup tim riset ICDX.
Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Sumber : Investor Daily
Berita Terkait
Minyak Naik Dipicu Pelarangan Minyak Rusia
Minyak Naik Terdorong Larangan Minyak Rusia
Minyak Melambung Pasca Eropa Setujui Embargo Rusia
Harga Minyak Naik Hingga di Atas US$121 per Barel
Terpopuler
01
Dirut Samudera Indonesia (SMDR) Borong Lagi Saham Perseroan
Kamis, 2 Juni 2022 | 07:46 WIB
02
Mirae: IHSG Konsolidasi, Perhatikan Tiga Saham Pilihan Berikut
Kamis, 2 Juni 2022 | 09:34 WIB
03
Pengumuman! Mitratel (MTEL) Bakal Buyback Saham Rp 1 Triliun
Kamis, 2 Juni 2022 | 11:29 WIB
04
Tren Berlanjut, Kinerja Bumi Resources (BUMI) bakal Signifikan Tahun Ini
Rabu, 1 Juni 2022 | 21:37 WIB
05
Ratusan Lahan RansVerse Habis Terjual dalam 35 Menit
Kamis, 2 Juni 2022 | 19:07 WIB
Terkini
Kurniamitra Duta (KMDS) Ekspansi Gerai di Bali
Kamis, 2 Juni 2022 | 22:28 WIB
Indef: Inflasi Tahun Ini Bisa di Atas 5%
Kamis, 2 Juni 2022 | 22:26 WIB
Tuntaskan Akuisisi, XL (EXCL) Resmi Kuasai 51% Saham Hipernet
Kamis, 2 Juni 2022 | 22:21 WIB
Modernisasi Jaringan, PT Jalin Pembayaran Nusantara Gandeng Euronet Worldwide
Kamis, 2 Juni 2022 | 22:16 WIB
Kemendagri Dorong Integrasi Kode dan Data Antarlembaga Pemerintahan
Kamis, 2 Juni 2022 | 22:12 WIB
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved

source