“Rata-rata orang tua tidak mengizinkan anak-anaknya diimunisasi waktu kami datang ke sekolah-sekolah,” ujarnya.
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Sesuai data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, hanya 1.634 anak atau 2,9 persen yang telah disuntik imunisasi campak rubella dari total sasaran 56.305 anak.
Sehingga masih ada 54.671 anak yang belum diimunisasi rubella.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Safwaliza, melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi Erlawati, Jumat (28/10/2022), menjelaskan, imunisasi campak rubella dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Lhokseumawe telah berlangsung sejak Mei 2022 hingga akhir September 2022 atau sekitar lima bulan.
Pelaksanaan imunisasi yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berlangsung di sekolah-sekolah.
Sehingga dalam pelaksanaan imunisasi, hanya 1.634 anak atau 2,9 persen yang bisa diimunisasi campak rubella dari total sasaran 56.305 anak.
Sedangkan minimnya capaian imunisasi campak rubella menurutnya, karena banyak terjadi penolakan dari para orang tua anak.
“Rata-rata orang tua tidak mengizinkan anak-anaknya diimunisasi waktu kami datang ke sekolah-sekolah,” ujarnya.
Baca juga: Cegah Rubella Pada Anak, Pemkab Aceh Tengah Canangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Lut Tawar
Sebelumnya, rincian anak-anak yang sudah diimunisasi campak rubella adalah, di wilayah kerja Puskesmas Banda Sakti sebanyak 373 anak atau 1,52 persen, Puskesmas Mon Geudong 144 anak atau 2,14 persen, Puskesmas Muara Satu 181 anak atau 2,79 persen.
Lalu Puskesmas Muara Dua 244 anak atau 2,43 persen, Puskesmas Kandang 54 anak atau 4,19 persen, Puskesmas Blang Mangat 434 anak atau 9,55 persen, dan Puskesmas Blang Cut 204 anak atau 9,55 persen.
Lanjutnya, bila ditotal dari jumlah sasaran imunisasi campak rubella, maka masih ada 54.671 anak yang belum diimunisasi campak rubella.
Mereka tersebar di Puskesmas Banda Sakti sebanyak 24. 506 anak, Puskesmas Mon Geudong sebanyak 6.722 anak, Puskesmas Muara Satu sebanyak 6.495 anak.
Lalu Puskesmas Muara Dua sebanyak 10.029 amak, Puskesmas Kandang sebanyak 1.289 anak, Puskesmas Blang Mangat sebanyak 4.545, anak dan Puskesmas Blang Cut sebanyak 2.719 anak.
Jadi menurut Erlawati, sekarang ini bila ada orang tua yang merasa anaknya belum diimunisasi campak rubella dan ingin diimunisasi, maka bisa datang ke Posyandu atau ke Puskesmas di wilayahnya masing-masing.(*
Baca juga: Sekda Launching BIAN, Pidie Jaya Targetkan 39.665 Anak Dapat Imunisasi Tambahan Campak dan Rubella