Friday, 10 Rabiul Akhir 1444 / 04 November 2022
Friday, 10 Rabiul Akhir 1444 / 04 November 2022

Senin 17 Oct 2022 15:47 WIB
Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Hafil
World Peace Forum mengedepankan budaya dialog. Foto: Yuli Mumpuni Widarso (berhijab) saat menjadi Dubes RI untuk Spanyol saat menerima perwakilan La Liga di Madrid, Spanyol.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — World Peace Forum (WPF) Ke-8 akan diselenggarakan Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) bersama Cheng Ho Multiculture and Education Trust di Kuala Lumpur dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Solo, Jawa Tengah, pada 17-18 November 2022. WPF Ke-8 akan membawa semangat kemanusiaan, memperkuat budaya dialog dan kerjasama antarperadaban.

Anggota Panitia Pengarah (Steering Committee) WPF Ke-8, Yuli Mumpuni Widarso, mengatakan, CDCC telah menyelenggarakan WPF sejak tahun 2006 dengan tema utama yang disepakati bersama yaitu One Humanity, One Destiny, One Responsibility.

Baca Juga

“Semua tema yang diambil oleh WPF sejak yang pertama di tahun 2006 sampai tema WPF Ke-8 tahun 2022 marwahnya sesuai yang sudah disepakati oleh peserta WPF, yaitu One Humanity, One Destiny, One Responsibility,” kata Yuli kepada Republika, Senin (17/10/2022).

Yuli menyampaikan, WPF akan mengedepankan semangat untuk kemanusiaan, semangat untuk tujuan bersama dalam hal kemanusiaan, dan memperkuat tanggungjawab bersama dalam hal memajukan kemanusiaan. Tujuan bersama dalam kemanusiaan adalah perdamaian, keadilan dan kesejahteraan. Itulah yang menjadi tema, nafas dan warwah dari WPF.

Ia menambahkan, tujuan WPF adalah untuk meningkatkan, memperkuat semangat atau budaya dialog. CDCC adalah Pusat Dialog dan Kerjasama Antar Peradaban. Maka kegiatan CDCC tidak lepas dari mempromosikan dialog dan kerjasama antarperadaban.

“Jadi tujuan utamanya (WPF) memperkuat semangat dialog antar peradaban yang berbeda, apalagi kita hidup di era di mana muncul banyak sekali misunderstanding atau persepsi yang seperti ditabrak-tabrakan,” ujar Yuli.

Ia mengatakan, beruntung PBB sudah mengeluarkan resolusi mengenai islamophobia. Artinya ini menunjukan ada suara-suara dari pihak yang memajukan islamophobia. Tentu ini sikap yang sangat tidak membantu dalam upaya meningkatkan semangat One Humanity, One Destiny, One Responsibility.

Yuli menerangkan bahwa WPF Ke-8 akan mengusung tema Human Fraternity and The Middle Path as the Foundation for a Peaceful, just, and Prosperous World (Persaudaraan Kemanusiaan dan Jalan Tengah sebagai Fondasi Dunia Damai, Adil, dan Sejahtera).

“Tema WPF ini senada dengan dokumen penting yang sudah dihasilkan Vatikan, dan salah satu NGO di Abu Dhabi, Forum for Promoting Peace in Muslim Societies itu menyepakati dokumen penting human fraternity (persaudaraan manusia),” jelas Yuli.

Yuli menegaskan, CDCC juga selama ini mengangkat tema dan fokus diskusinya mengenai persaudaraan manusia, jalan tengah, sebagai pondasi dunia damai, adil dan sejahtera.

“Kita tahu The Middle Path itu jalan tengah, wasathiyah, moderasi, ini yang selalu menjadi tema dari CDCC, moderasi atau Islam wasathiyah itu penawaran jalan tengah untuk memperkuat dialog antar peradaban,” kata Yuli.

 

Anggota Panitia Pengarah (Steering Committee) WPF Ke-8, Yuli Mumpuni Widarso, mengatakan, CDCC telah menyelenggarakan WPF sejak tahun 2006 dengan tema utama yang disepakati bersama yaitu One Humanity, One Destiny, One Responsibility.

“Semua tema yang diambil oleh WPF sejak yang pertama di tahun 2006 sampai tema WPF Ke-8 tahun 2022 marwahnya sesuai yang sudah disepakati oleh peserta WPF, yaitu One Humanity, One Destiny, One Responsibility,” kata Yuli kepada Republika, Senin (17/10/2022).

Yuli menyampaikan, WPF akan mengedepankan semangat untuk kemanusiaan, semangat untuk tujuan bersama dalam hal kemanusiaan, dan memperkuat tanggungjawab bersama dalam hal memajukan kemanusiaan. Tujuan bersama dalam kemanusiaan adalah perdamaian, keadilan dan kesejahteraan. Itulah yang menjadi tema, nafas dan warwah dari WPF.

Ia menambahkan, tujuan WPF adalah untuk meningkatkan, memperkuat semangat atau budaya dialog. CDCC adalah Pusat Dialog dan Kerjasama Antar Peradaban. Maka kegiatan CDCC tidak lepas dari mempromosikan dialog dan kerjasama antarperadaban.

“Jadi tujuan utamanya (WPF) memperkuat semangat dialog antar peradaban yang berbeda, apalagi kita hidup di era di mana muncul banyak sekali misunderstanding atau persepsi yang seperti ditabrak-tabrakan,” ujar Yuli.

Ia mengatakan, beruntung PBB sudah mengeluarkan resolusi mengenai islamophobia. Artinya ini menunjukan ada suara-suara dari pihak yang memajukan islamophobia. Tentu ini sikap yang sangat tidak membantu dalam upaya meningkatkan semangat One Humanity, One Destiny, One Responsibility.

Yuli menerangkan bahwa WPF Ke-8 akan mengusung tema Human Fraternity and The Middle Path as the Foundation for a Peaceful, just, and Prosperous World (Persaudaraan Kemanusiaan dan Jalan Tengah sebagai Fondasi Dunia Damai, Adil, dan Sejahtera).

“Tema WPF ini senada dengan dokumen penting yang sudah dihasilkan Vatikan, dan salah satu NGO di Abu Dhabi, Forum for Promoting Peace in Muslim Societies itu menyepakati dokumen penting human fraternity (persaudaraan manusia),” jelas Yuli.

Yuli menegaskan, CDCC juga selama ini mengangkat tema dan fokus diskusinya mengenai persaudaraan manusia, jalan tengah, sebagai pondasi dunia damai, adil dan sejahtera.

“Kita tahu The Middle Path itu jalan tengah, wasathiyah, moderasi, ini yang selalu menjadi tema dari CDCC, moderasi atau Islam wasathiyah itu penawaran jalan tengah untuk memperkuat dialog antar peradaban,” kata Yuli.

 

Dapatkan Update Berita Republika
Koalisi Partai Incar Efek Ekor Jas dan Restu Istana di Pilpres 2024
Rencana Akuisisi PT KCI oleh PT MRT Disambut Ancaman Mogok Serikat Pekerja Kereta Api
Ketidakpastian dan Ancaman Resesi 2023: APBN Disetel Dinamis, Pemerintah Optimistis
Kematian Akibat Gagal Ginjal Akut pada Anak Terus Bertambah, Tersangka Masih Nihil
Pengaruh Sanksi untuk Ganjar Pranowo Terhadap Elektabilitas PDIP
Mancanegara

Indonesia dan Australia memiliki kesamaan pandangan dalam memahami moderasi beragama.
Dunia

Pengadilan jatuhkan skors 9 bulan untuk dokter yang minta lepas cadar Muslimah
Berita Jurnal Haji

Waktu tunggu keberangkatan ibadah haji di Jawa Tengah mencapai 31 tahun.
Umum

MNC Group terpaksa mematikan siaran televisi analog karena permintaan Menko Polhukam.
Jabodetabek Nasional

Masyarakat yang hendak menuju kawasan Istana dan Monas untuk mencari jalan alternatif
5 PHOTO
2 PHOTO
3 PHOTO
2 PHOTO
3 PHOTO
Jumat , 04 Nov 2022, 01:35 WIB
Kamis , 03 Nov 2022, 21:03 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source