Merdeka.com – Hepatitis B merupakan salah satu gangguan kesehatan berupa peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B (HBV). Masa inkubasi virus hepatitis B (HBV) berkisar 45-180 hari. Meski demikian, masa inkubasi ini juga tergantung dari beberapa faktor, seperti cara penularan, jumlah virus yang masuk ke dalam tubuh, hingga daya tahan tubuh penderita.
Cara penularan virus ini yaitu melalui jarum suntik yang digunakan secara bersama-sama (terutama dengan penderita hepatitis B), berhubungan intim dengan pasangan yang menderita hepatitis B, hingga penularan dari ibu yang mengidap hepatitis B terhadap bayi melalui proses persalinan.
Virus hepatitis B (HBV) dapat meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit lain, seperti gagal hati, kanker hati, dan sirosis. Oleh sebab itu, mengetahui ciri-ciri hepatitis B sejak dini memang sangat diperlukan.
Untuk mengetahui lebih jelas tentang ciri-ciri hepatitis B, Merdeka.com telah merangkum ciri-ciri hepatitis B, penyebab, pengobatan, serta langkah pencegahannya dari berbagai sumber.
Berikut ulasan lengkapnya.
Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Penularan virus ini dapat terjadi melalui hubungan seksual (cairan mani, vagina), jarum suntik yang sudah terkontaminasi darah penderita, alat cukur, hingga sikat gigi.
Selain itu, hepatitis B juga dapat menular melalui kontak langsung dengan luka terbuka atau darah dari penderita. Perlu diketahui, janin dalam kandungan juga dapat tertular apabila sang ibu mengidap hepatitis B.
Advertisement
Dilansir dari Doktersehat, terdapat gejala atau ciri-ciri hepatitis B yang wajib Anda ketahui, di antaranya:
Hepatitis B Akut
Pada hepatitis B akut, virus akan menyebabkan sakit dalam waktu singkat tetapi kemudian akan sembuh. Beberapa penderitanya pun secara alami dapat membersihkan virus di dalam tubuhnya.
Perlu diketahui, virus yang bertahan selama lebih dari 6 bulan di dalam hati dapat mengakibatkan terserang hepatitis B kronis.
Gejala atau ciri-ciri hepatitis B akut di antaranya, mual dan muntah, hilangnya nafsu makan, mata dan kulit kekuningan, sakit perut, kelelahan, urine berwarna gelap dan kotoran berwarna pucat, dan nyeri sendi dan otot.
Hepatitis B Kronis
Pada hepatitis kronis, virus telah mampu bertahan di hati penderita seumur hidup. Saat terserang virus ini, penderitanya mungkin tak merasakan sakit, akan tetapi, seiring berjalannya waktu virus tersebut dapat melukai hati dan membuatnya tidak berfungsi secara optimal.
Para penderita hepatitis B kronis kebanyakan tak merasakan gejala apa pun termasuk kelelahan, depresi, mudah tersinggung, sakit di hati, mual dan muntah, nyeri dan sakit di persendian, hingga hilangnya nafsu makan.
Seseorang yang menderita hepatitis B mungkin merasa bahwa dirinya sehati. Namun, seiring berjalannya waktu, penyakit ini tetap dapat merusak hati. Berikut beberapa hal yang dapat terjadi seiring berjalannya waktu.
a. Sirosis (kerusakan hati yang semakin parah dan memiliki banyak jaringan parut di hati).
b. Gagal hati (menyebabkan hati berhenti atau tak berfungsi).
c. Fibrosis (kerusakan hati).
d. Kanker hati (tumor yang berkembang pada organ hati).
Pemberian Vaksin
Langkah ini dinilai paling efektif mencegah penularan virus hepatitis B. Tetapi, sebelum Anda di vaksin, pastikan virus tersebut belum masuk dan menginfeksi tubuh.
Menjaga Kebersihan Tubuh
Menjaga kebersihan tubuh sangat penting untuk dilakukan. Rajin mencuci tangan setelah dari kamar mandi, sebelum dan sesudah makan dinilai efektif untuk mencegah penularan virus hepatitis B.
Hati-Hati dengan Penggunaan Jarum
Pastikan Anda berhati-hati saat menggunakan jarum. Perlu diketahui, jarum atau peralatan medis yang kurang bersih dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi hepatitis B.
Jangan Berbagi Peralatan Pribadi
Berbagi peralatan pribadi seperti pisau cukur atau bahkan sikat gigi dapat meningkatkan risiko penularan hepatitis B. Oleh sebab itu, pastikan Anda menghindari berbagi peralatan pribadi.
Melakukan Hubungan Seksual dengan Aman
Seperti yang telah diketahui, hepatitis B dapat menular melalui darah, air mani, hingga cairan vagina. Oleh sebab itu, lakukan lah hubungan seksual yang aman, yaitu tidak bergonta ganti pasangan. Pastikan pula kondisi kesehatan Anda dan pasangan sama-sama sehat.
Advertisement
Dilansir dari Halodoc, ketika seseorang mengidap hepatitis B, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mengurangi gejala yang ditimbulkan. Tetapi, untuk pengobatan hepatitis B kronis, dokter akan menyesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi pada hati. Umumnya, dokter akan memberikan obat-obatan yang gunanya untuk menghambat produksi virus serta mencegah terjadinya kerusakan pada hati.
Oleh sebab itu, sebaiknya jangan anggap remeh gangguan kesehatan yang tengah dirasakan. Apabila merasakan ada gejala atau ciri-ciri hepatitis B, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami
Sri Mulyani: Cukai Rokok Elektrik Naik 15 Persen Tiap Tahun
Penyebab Punahnya Manusia Neanderthal Bukan karena Perang Tapi Kurang Seks
Ilmuwan Temukan Jejak Kaki Kura-Kura Paling Utuh Terawat Berusia 100 Juta Tahun
Lengkap, Ini Syarat dan Cara Cek Status Sebelum Daftar PPPK Tenaga Kesehatan 2022
Brigjen Polri Pernah Sekelas sama Krishna Murti di Sespim, Begini Sosok Sang Irjen
30 Ucapan Ulang Tahun untuk Adik Perempuan yang Berkesan, Penuh Doa & Harapan
Sabar dan Ikhlas, Guru Ajarkan Siswi Difabel Kenali Lingkungan Sekolah dengan Tongkat
Wanita di Majalengka Tinggal di Gua Bawah Pemakaman, di Atasnya Banyak Mayat Dikubur
30 Kata-kata Bijak tentang Kedewasaan Menjalin Hubungan, Penuh Introspeksi Diri
180 Nama Bayi Perempuan Arab Islami yang Bermakna Cantik dan Pintar
50 Kata-Kata Bijak tentang Makna Cinta Alam, Penuh Motivasi & Tumbuhkan Rasa Syukur
Daftar Makanan yang Baik untuk Ginjal, Sehat dan Aman Dikonsumsi Setiap Hari
Ganjar Pranowo Tanya Siswa SMP soal Bully, Kaget & Bingung 'Cowok Menyerupai Cewek'
Bikin Tercengang, Bocah SD di Siantar Tingginya Hampir 2 Meter, Cita-Cita Jadi TNI
198 Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi, Tidak Ada Kandungan Etilen & Dietilen
Momen Seskab Pramono Kepergok Beri 'Kode Setop' saat Jokowi Bicara Dukung Prabowo
VIDEO: INSPIRATIF! Mantan Tukang Bubur Kini Jadi Jenderal Polisi Bintang Satu
VIDEO: Polisi Sembrono Bersihkan Pistol Bikin Pemobil Tewas Tertembak Peluru Nyasar
Daftar 21 Kapolsek yang Dimutasi Kapolda Metro Jaya Fadil Imran
Brigjen Polri Pernah Sekelas sama Krishna Murti di Sespim, Begini Sosok Sang Irjen
VIDEO: TERBARU! Pengakuan Putri Candrawathi Minta Anak Laki-Laki Adopsi ke Brigadir J
Ingin Periksa Ferdy Sambo, Ridwan Soplanit Sempat Curhat ke Hendra Kurniawan
Ridwan Soplanit Ngaku Tak Ikut Tonton Rekaman CCTV Kasus Brigadir J
Kubu Hendra Kurniawan Tegaskan Tak Ada Perintah Rusak DVR CCTV Kasus Brigadir J
VIDEO: TERBARU! Pengakuan Putri Candrawathi Minta Anak Laki-Laki Adopsi ke Brigadir J
Ingin Periksa Ferdy Sambo, Ridwan Soplanit Sempat Curhat ke Hendra Kurniawan
Ridwan Soplanit Ngaku Tak Ikut Tonton Rekaman CCTV Kasus Brigadir J
Kubu Hendra Kurniawan Tegaskan Tak Ada Perintah Rusak DVR CCTV Kasus Brigadir J
Eks Kasat Reskrim Polres Jaksel Blak-blakan Diintervensi Propam usut Kasus Brigadir J
Pengacara Hendra Kurniawan Cecar Afung: Bapak Dipakai Jasanya Ganti CCTV KM 50?
Hakim Bentak Saksi Afung soal Password DVR Beda dengan BAP: Mana yang Benar
Kemenkes Harap Vaksin Indovac dan Inavac Dapat Segera Digunakan
Tambah Stok, Pemerintah Datangkan 5 Juta Dosis Vaksin Pfizer
Pekan Depan, Arema Bakal Bertemu Konsultan asal Italia
Curhat ke Media Ceska, Pelatih Kiper Persija Takjub dengan Atmosfer Sepak Bola Indonesia
Advertisement
Advertisement
Gibran Gagas Perumahan DP 0% di Solo, Apa Bedanya dengan Program Hunian DP Rp0 Anies?
Sejarah Mencatat, AS dan Korut Pernah Kompak Hadapi Musuh yang Sama
7 Fakta Baru tentang Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi Terungkap di Sidang
Angkie Yudistia
Kekerasan Seksual Terhadap Penyandang Disabilitas Memiliki Kerentanan Tinggi
Hifsila Bintang Fortuna
Hadirnya Perma No 13/2016 Sebagai Pedoman Penanganan Pidana Oleh Korporasi
Ecxel Arya Pratama
e-Court, Kedayagunaan atau Penyalahgunaan?