Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022
Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022

Jumat 06 May 2022 14:40 WIB
Rep: Surya Dinata/ Red: Fian Firatmaja
Ilustrasi anak yang terjangkit Hepatitis di rawat di rumah sakit.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Kesehatan angkat bicara terkait adanya pemberitaan yang menduga kejadian hepatitis akut berasal dari vaksinasi Covid-19. Kejadian hepatitis akut berat tidak ada hubungannya dengan vaksinasi Covid-19. Hal itu disampaikan langsung oleh lead scientis kasus ini, Prof Hanifah Oswari.
Hanifah mengatakan, belum ada bukti yang secara langsung menunjukkan kejadian tersebut berasal dari vaksin Covid-19.
Hanifah meminta berita yang menyebutkan vaksinasi Covid-19 pada anak-anak menyebabkan hepatitis akut agar diluruskan. Sebab, menurut dia, belum ada penelitian yang menunjukkan Covid-19 dengan hepatitis akut tersebut berkaitan.
 
Dapatkan Update Berita Republika
Asia

India bergantung pada hujan monsun untuk mengairi hampir separuh lahan pertaniannya.
Sumatra

Petugas menyita sebuah mobil truk dan mengamankan sebuah motor.
Jawa Timur

DLH menerjunkan 300 personel kebersihan selama Surabaya Vaganza 2022.
Berita Jurnal Haji

Calon jamaah haji tersebut akan mengikuti dua kali manasik haji.
Liga Dunia

Kerabat Robertson dinyatakan memegang tiket palsu pertandingan, padahal tidak.

Ahad , 29 May 2022, 22:30 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source