Saya seorang mahasiswi S1 Kesehatan Masyarakat
Selanjutnya
Tutup
Pengertian kesehatan menurut WHO (1947) adalah suatu keadaan yang sempurna baik secara fisik, mental dan sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Sehat menurut UU 23 tahun 1992 tentang kesehatan menyatakan bahwa kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan,jiwa dan sosial yang mungkin hidup produktif secara social dan ekonomis.
Masalah kesehatan masyarakat sampai saat ini masih menjadi perhatian bagi pemerintah. Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan masih rendah. Tingkat kesehatan masyarakat yang tidak merata dan sangat rendah khususnya terjadi pada masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh.
Perilaku masyarakat yang masih tidak higienis ditambah lagi dengan tidak adanya sarana dan prasarana lingkungan yang mendukung berdampak pada kesehatan masyarakat yang tinggal pada pemukiman kumuh tersebut. Banyak masalah kesehatan masyarakat yang mungkin akan timbul akibat perilaku masyarakat dan kondisi lingkungan yang tidak memperhatikan kesehatan
Kesehatan masyarakat yang buruk memiliki banyak implikasi terkait dengan kualitas sumber daya manusia. Generasi yang kurang gizi tentunya memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih buruk daripada generasi yang tercukupi gizinya, terutama yang tinggal di daerah pesisir.
Masalah kesehatan di Indonesia saat ini adalah status kesehatan yang masih rendah, antara lain ditandai dengan Angka Kematian Ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang tinggi.
Berdasarkan Survei Kesehatan Dasar 2007, AKI di Indonesia masih berada pada angka 228 per 100.000 kelahiran hidup. Demikian pula AKB, masih berada pada kisaran 26,9 per 1.000 kelahiran hidup.Tahun 2004, target Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2010 adalah AKI menjadi 125 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB menjadi 15 per 1.000 kelahiran hidup. (Zahtamal,dkk,2011:9-10)
Wilayah pesisir yang merupakan wilayah yang secara administratif jauh pusat kota memungkinkan terjadinya masalah kesehatan disebabkan oleh akses dan sarana prasarana tidak memadai karena kondisi geografis yang terdiri dari gugusan pulau yang dipisahkan oleh pulau yang dipisahkan oleh laut. (Anwar,dkk,2016:27)
Upaya-upaya dalam menanggulangi kesehatan seperti dibawah ini:
1. Peningkatan gizi: Hal ini dapat dicapai dengan memberikan makanan tambahan bergizi, terutama untuk anak-anak. Hal ini dapat dioptimalkan dengan meningkatkan kegiatan Posyandu dan PKK.
2. Penambahan fasilitas kesehatan: fasilitas kesehatan harus mampu menampung dan menjangkau orang di daerah tertinggal. Penambahan fasilitas kesehatan meliputi Puskesmas dan Posyandu. Penambahan fasilitas ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat seperti Imunisasi , Keluarga Berencana, Pengobatan dan Lain-lain.
3. Praktik imunisasi: Berdasarkan prinsip bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, program imunisasi bertujuan untuk melindungi semua anak dari penyakit umum. Hal ini dapat dilakukan melalui PIN (Pekan Imunisasi Nasional ).