logo
Selamat
Logo
twitter
facebook
instagram
youtube
Rabu, 2 November 2022
01 November 2022
11:22 WIB
Penulis: Arief Tirtana,
Editor: Rendi Widodo
JAKARTA – Adelia Namila Diska dan Elvetta Vera Anggraeny dua orang siswa dari SMA Negeri 1 Ambarawa menciptakan inovasi dengan membuat Alkaline Water Dispenser (AWDIS). Sebuah alat yang mampu mengubah air biasa menjadi air alkali, atau air dengan pH basa (memiliki derajat keasaman di atas 7).
Inovasi tersebut menjadi menarik, sebab dalam beberapa tahun terakhir air alkali cukup populer di kalangan masyarakat. 
Diyakini bermanfaat bagi kesehatan, seperti mencegah kekentalan darah, mengobati diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan memperlambat proses penuaan.
Air alkali ini sendiri secara alami bisa didapat dari sumber mata air yang langsung melewati bebatuan dan menyerap mineral, yang sayangnya di alam jumlahnya sangat terbatas.
Dalam inovasinya, Adelia dan Elvetta membuat AWDIS dari dua wadah air besar yang terhubung dengan pipa kecil pada bagian tengahnya. Keduanya dialiri arus listrik searah (Direct Current/DC) dengan perantara aluminium food grade.
Dispenser buatannya ini nantinya dapat menghasilkan satu wadah air alkali dan satu wadah air asam. Di mana nilai pH dari air alkali yang dihasilkan sekitar 8-9, lebih tinggi dari air biasa dengan pH sekitar 7.
Sebagai sebuah hasil karya dari dua pelajar muda indonesia, AWDIS berhasil menjadi salah satu finalis ajang kompetisi teknologi remaja setingkat siswa SD, SMP, dan SMA yang diadakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), National Young Inventors Award (NYIA) kategori Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan.
Ajang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, memberikan apresiasi dan menggali potensi remaja di bidang inovasi teknologi. 
Lomba tingkat nasional itu tersebut digunakan sebagai wadah untuk menjaring inventor remaja yang nantinya dapat berpartisipasi pada kompetisi tingkat regional maupun internasional.
Akhir bulan lalu, AWDIS juga menjadi salah satu hasil inovasi yang dipamerkan dalam pameran riset dan inovasi (INARIE) yang berlangsung selama empat hari dari 27-30 Oktober 2022 di Gedung BRIN ICC KST Soekarno Cibinong.
Mengusung tema “Digital, Green, and Blue Economy: Riset dan Inovasi Pangan dan Kedaulatan Energi”, INARIE Expo 2022 menampilkan berbagai produk inovasi unggulan dari berbagai institusi antara lain, Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintah, Industri, Start Up dan Mitra Internasional.
Pada pameran tersebut, selain menunjukan cara kerja AWDIS buatannya, Adelia juga melakukan demo bagaimana air alkali mampu memecah (melebur) minyak goreng sehingga tidak terpisah dengan air. Sebuah kondisi yang lazimnya tidak terjadi pada air biasa.
"Pada air biasa, minyak akan terpisah dengan air, dengan minyak berada pada lapisan atas air," katanya.
Bagikan ke:
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on LinkedIn
Share on Whatsapp
Silahkan login untuk memberikan komentar

Login atau Daftar
Tentang kami
Redaksi
Pedoman Media Siber
Disclaimer
Privacy Policy
Kontak
©Validnews 2022 All rights reserved.

source