Saturday, 4 Rabiul Akhir 1444 / 29 October 2022
Saturday, 4 Rabiul Akhir 1444 / 29 October 2022
Jumat 28 Oct 2022 17:42 WIB
Red: Gilang Akbar Prambadi
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menegaskan peran santri dapat menjadi pilar utama pencegahan potensi radikalisme dan terorisme.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) terus menguatkan kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat sipil. Salah satunya BNPT berkolaborasi dengan Ikatan Pesantren Indonesia (IPI). BNPT dan IPI menyelenggarakan Seminar Nasional Kebangsaan bertema Moderasi Beragama: Deradikalisme sebagai Antitesis Radikalisme dan Terorisme di Hotel Golden Tulip Pontianak, Kalimantan Barat, belum lama ini.
Selain IPI, sebelumnya BNPT dan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso menyelenggarakkan Halaqoh Kebangsaan dan Rakerwil Ittihadul Mutakhorrijin Al-Falah Ploso 16-17 Oktober 2022 di Bandungan.
Kemudian pada Hari Santri Nasional (HSN), BNPT bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng, akhir pekan kemarin. Penguatan kerjasama dan kolaborasi BNPT dengan kalangan pesantren dinilai tepat. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Nasional Jaringan Mubalig Muda Indonesia (Jammi), Irfaan Sanoesi.
Menurut Irfaan, BNPT telah melakukan upaya tepat dengan menggandeng IPI dan pesantren-pesantren di wilayah Indonesia.
“Yang dibutuhkan hari ini adalah menumbuh-suburkan ajaran Islam yang ramah sekaligus meneguhkan posisi Islam dan negara sebagai way of life. Dan agen atau aktor penyebar yang paling tepat ideologi itu adalah masyarakat pesantren,” ujar dia, Jumat (28/10/2022).
Irfaan menjelaskan, civitas pondok pesantren, baik ulama, santri, maupun alumninya bisa menjadi aktor deradikalisasi dan duta penyebar pesan Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Dari dahulu hingga sekarang, pesantren konsisten menjadi kawah candradimuka Islam rahmatan bagi bangsa Indonesia. Hal itu dibuktikan oleh ulama, santri dan alumni yang banyak berkhidmat menjaga ajaran-ajaran moderat di tengah masyarakat,” kata dia.
Apalagi, menurut Irfaan, menjelang tahun politik tingkat aksi terorisme cenderung naik. Tentu aksi terorisme tersebut dapat mengancam kondusivitas dan kohesi sosial.
“Pemerintah memberikan warning bahwa tiap gelaran pemilu tingkat aksi terorisme akan meningkat. Hal ini harus diantisipasi bersama demi menjaga keamanan nasional,” ujar dia.
Jammi menyinggung aksi seorang perempuan pembawa pistol yang nekat menerobos gerbang Istana Negara. “Perempuan pembawa pistol yang nekat menerobos gerbang Istana Negara seolah harus menjadi wake-up call bagi kita. Bahwa aksi terorisme dapat mengancam kapan dan di mana saja,” katanya.
“Setiap elemen anak bangsa punya tugas dan tanggungjawab menjaga tanah air. Penguatan pencegahan di hulu harus terus dilakukan. Para santri punya modal besar di wilayah ini sebagai the agent of peace. Duta damai. Penyebar narasi Islam moderat. Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” kata dia menegaskan.
Sebelumnya, seperti dilansir dari Antara, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menegaskan peran santri dapat menjadi pilar utama pencegahan potensi radikalisme dan terorisme.
“Santri, ulama, dan pesantren telah memberikan sumbangsih besar tidak hanya mengisi kemerdekaan, tapi juga dalam perebutan kemerdekaan bangsa,” kata Boy.
Dapatkan Update Berita Republika
Sabet Penghargaan Saudia, Fly DBA Indonesia Harap Bisa Terus Berkontribusi
Microsoft Sediakan Platform Pelatihan untuk Perempuan Pelaku UMKM
Perusahaan Pengiriman Ini Hadirkan Vending Machine Jajanan Khas Daerah
Mitra10 Bukukan Laba Bersih Melonjak Rp 113 Miliar pada Semester I 2022
Laba Masih Turun, SIDO Tetap Bagikan Dividen Rp 13,5 per Saham
Korporasi
Saudia Airlines merupakan maskapai pesawat internasional yang sudah berkiprah lama.
Kurusetra
WhatsApp GB punya segudang fitur yang tidak ada di versi original.
Kabar Jogja
Ganjar menginjak usia ke-54 pada tahun ini.
Sumatra
Produk olahan sagu bisa jadi alternatif tepung terigu
Kurusetra
Dengan menggunakan MP3 Juice mendownload lagu dari YouTube tidak lagi menunggu lama.
6 PHOTO
4 PHOTO
9 PHOTO
3 PHOTO
6 PHOTO
Sabtu , 29 Oct 2022, 01:21 WIB
Jumat , 28 Oct 2022, 19:38 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved