Sudah 4 Hari Bangkalan Diobok-obok KPK, PAKIS Tuntut Sekda Mundur
Puskesmas Kedungdung Menggelar mini lokakarya kesehatan
Libatkan Setekholder dan Lintas Sektor, UPTD Puskesmas Banjar Menggelar Mini Lokakarya Kesehatan
BPI KPNPA RI Minta Bawaslu RI Hentikan Tahapan Rekrutmen Panwascam di Bangkalan
Rapat Paripurna DPRD Sampang, Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Atas Raperda RAPBD Tahun 2023
SAMPANG – Pelayanan Kesehatan Menjadi sentra utama bagi salah satu unit layanan kesehatan masyarakat UPTD Puskesmas Kedungdung dengan menggandeng Setekholder dan lintas sektor dalam menggelar mini lokakarya di Aula pendopo kecamatan kedungdung Rabu(26/10/2022).
Kepala puskesmas kedungdung dr. Hilmi Ainul yaqin Syah, mengatakan dalam kegiatan ini banyak program-program yang disampaikan ke publik serta merupakan sebuah sarana untuk pembahasan dan upaya penyelesaian permasalahan khususnya yang menyangkut kesehatan dengan melibatkan seluruh stakeholder agar prinsipnya sama.
“Hal ini kami hanya menyosialisasikan program UHC kepada lintas sektor agar prinsipnya sama, dan alhamdulillah banyak pula permasalahan-permasalahan yang sudah dibantu oleh rekan-rekan lintas sektor seperti dukomentasi kependudukan yang berkaitan dengan program ini ,”terangnya.
Kemudian Tak hanya itu, dr. Hilmi juga menambahkan terkait stunting ada beberapa kegiatan di beberapa posyandu desa yang sudah mulai berjalan serta para kader- kader sudah aktif kembali
Oleh Karena itu menurutnya perhatian dari pihak pemerintah desa sudah mulai baik, jadi bertanda semua bidan desa sudah menjalin komunikasi dengan baik, ” ungkapnya
“Alhamdulillah untuk sementara ini honor kader sudah mulai lancar jadi para kader sudah mulai semangat kembali, dan insya Alloh kami akan adakan minilok agar dikelola kader sendiri untuk masyarakat sekitar,”imbuhnya
Ia juga menjelaskan terkait KLB Campak Rubella agar lebih ada perhatian khusus karena menurutnya KLB Campak ini sudah mulai masuk di Kabupaten Sampang khususnya Kecamatan kedungdung ,” terangnya
“Namun pihaknya tidak patah semangat untuk mencegah penyakit yang menularkan tersebut, dengan cara untuk selalu memberikan imunisasi dasar dan ORI
“Dalam kegiatan ini yang lebih ditekankan dalam cara memutuskan penularan KLB Campak, sementara di kabupaten sampang sekitar 95% kasus dan dikecamatan kedungdung itu 34,”jelasnya.
Diakhir dr. Hilmi mengucapkan banyak terima kasih kepada lintas sektor yang sudah mendukung segala bentuk kegiatan khususnya di bidang kesehatan ini
Pihak sangat apresiasi kepada pemerintah kabupaten sampang khususnya pemerintah Kecamatan kedungdung dan pemerintah desa atas dukungan selama ini ,”pungkasnya.(Hari)
© 2020, Advokasi.co. All rights reserved