BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Pada 2022, Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), dapat anggaran untuk keperluan perbaikan sekolah-sekolah. 
Total Rp 179 miliar yang telah digelontorkan untuk perbaikan sarana dan prasarana pada semua sekolah yang memerlukannya se Kabupaten Tanbu.
Namun, alokasi ini dinilai masih kurang. “Tahun ini Rp 49 miliar untuk perbaikan sekolah-sekolah,” sebut Kepala Disdik Tanbu, Eka Saprudin, Kamis (27/10/2022).
Dari dana tersebut, lanjutnya, perbaikan untuk 159 SD Negeri dan 4 SD swasta.
Baca juga: Pemerintah Kota Banjarmasin Masih Belum Bisa Dapat Uang Sewa dari Pedagang Pasar Antasari
Baca juga: Tenggelam Dihantam Ombak Besar di Tanjung Selatan Tanahlaut, Satu Selamat Empat Orang Masih Dicari
Baca juga: Penemuan Mayat di Gang Ambon Banjarmasin, Begini Kronologis Menurut Polisi
Baca juga: Lebih Separuh Pelanggar Lalu Lintas di Banjarmasin Belum Bayar Denda Tilang Elektronik
Karenanya, belum semua sekolah yang memerlukannya yang masuk dalam rencana perbaikan. Mengingat, anggarannya tidak mencukupi . 
Selain itu, ada 26 bangunan SMP Negeri dan SMP swasta dengan status hibah ada 5 bangunan. Sedangkan untuk PAUD Negeri ada 8 bangunan dan PAUD swasta ada 4 bangunan. 
“Perbaikan disesuaikan dengan keperluan sekolah. Ada rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi dan pembangunan ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang Unit Kesehatan Sekolah, serta rehabilitasi dan pembangunan toilet, pagar dan halaman sekolah,” bebernya. 
“Harapan yang ada, tahun depan anggaran untuk perbaikan sekolah bisa meningkat agar lebih maksimal dan jumlah sekolah yang diperbaiki juga bisa lebih banyak lagi,” harap dia. 
Baca juga: Pengeroyokan di Banjarmasin, Tersinggung karena Ucapan, Dua Pemuda Aniaya Seorang Pria
Baca juga: Polres Tapin Amankan Dua Tersangka Curanmor, Satu Pelaku Masih di Bawah Umur
Baca juga: Banjir Susulan Datang Lagi, Padi Baru Disemai Warga Paya Besar HST Tersapu Banjir
Baca juga: Kebakaran Sungacuka Tanahlaut Sebabkan Tiga Pelajar Kehilangan Perlengkapan Sekolah
Lebih lagi, dikatakan dia, sarana dan prasarana sekolah sangat berpengaruh dalam proses belajar dan mengajar.
“Kalau sarana dan prasarananya bagus, tentu proses belajar mengajar juga menjadi nyaman. Kalau siswa belajarnya nyaman, tentu akan cepat menyerap pelajaran dan ini akan meningkatkan kualitas pendidikan,” urai dia.
(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

source