REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Tingkat stunting (gagal tumbuh anak karena kurang gizi, Red) di Kabupaten Rembang masih lebih rendah dibandingkan tingkat stunting di Provinsi Jawa Tengah.
Namun, Kabupaten Rembang diminta untuk terus menekan tingkat stunting.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Pusat, Hasto Wardoyo saat mengunjungi Rembang Minggu (15/5/2022) mengatakan tingkat stunting di Kabupaten Rembang saat ini 18,4 persen.
Baca Juga: Kepala BKKBN dan Anggota DPR RI Dorong Blora Jadi Percontohan Penangangan Stunting
Tingkat stunting Kabupaten Rembang itu masih rendah dibandingkan angka stunting Provinsi Jawa Tengah yang mencapai 20,4 persen.
Dia berharap angka stunting di Rembang bisa turun lagi hingga 14 persenan.
”Jawa Tengah sendiri juga lebih baik dibandingkan daerah lain di Jawa dan Nasional. Tingkat stunting nasional saat ini masih 24,4 persen dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur tertinggi hingga 37 persen,” jelas dia.
Baca Juga: BKKBN Serahkan Bantuan Bedah Pawon Waras Bangkle dan Tinjau KB MOW RSUD Blora
Secara nasional dia menyebut ada tujuh provinsi di Indonesia dengan tingkat stunting di atas 30 persen.
Editor: Abdul Muiz
Jalan Kawi Raya No. 29 Semarang

0812-3002-4029
muria@suaramerdeka.com
©2022 ProMedia Teknologi

source