TEMPO.CO, Depok – Wali Kota Depok Mohammad Idris tidak menampik kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di wilayahnya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya itu merupakan imbas dari bonus demografi di Kota Belimbing tersebut.
“Memang ada penambahan kasus KDRT, karena memang penduduknya bertambah terus,” kata Idris di Depok, Rabu 26 Oktober 2022.
Berdasarkan data yang dimilikinya, angka kaum migran di Kota Depok mencapai 4 persen. Dalam beberapa kasus kekerasan itu, sempat ditemukan pelaku KDRT hanya berdomisili di Depok namun KTP di luar daerah.
“Sempat kita temukan KTP-nya bukan KTP Depok, tapi karena tinggal di sini jadi kita tangani dan kita selesaikan,” ujarnya. 
Menurut Idris, kasus KDRT yang sering terjadi di Kota Depok dipicu karena perselingkuhan. “Misalnya mereka yang mau berusaha ke Jakarta nggak bisa, akhirnya pindah ke Depok, sementara keluarganya di sana. Itu jadi pemicu bagi seorang lelaki melakukan seksual dan sebagainya, ketika dia pulang ributlah dengan istrinya, itu kasus-kasus seperti itu sering terjadi di Kota Depok,” kata Wali Kota Depok itu.
Mohammad Idris meminta agar kasus KDRT ini tidak dilihat secara data kasus per kasus, melainkan dari sisi persentase dan indeks ketahanan keluarga yang dikeluarkan oleh kementerian dan pemerintah provinsi.
“Kalau kita ukur dengan per orang, per warga itu tidak bisa apple to apple, karena itu pasti ada penambahan. Tapi, kalau dari sisi indeks ketahanan keluarga Kota Depok meningkat, keterangan dari kementerian dan provinsi itu sekarang Depok sudah meraih angka 90 lebih,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Depok Mia Banulita menyebut kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT di Depok menyedihkan, karena mengalami peningkatan 10 hingga 20 persen daripada tahun sebelumnya. 
“Kasus KDRT ini agak menyedihkan ya di Depok, kita lihat ada sedikit kenaikan dari tahun sebelumnya,” kata Mia usai melakukan kegiatan rutin pemusnahan barang bukti hasil kejahatan Juli-Oktober 2022, Rabu 26 Oktober 2022.
ADE RIDWAN YANDWIPUTRA
Baca juga: Kasus KDRT di Depok Melonjak hingga 20 Persen, Kejaksaan: Menyedihkan
Kepala Kejaksaan Negeri Depok Mia Banulita menyebut kasus KDRT di Depok menyedihkan, karena mengalami peningkatan 10 hingga 20 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati menyebut sepanjang Januari hingga Oktober 2022 ada 7 kasus gagal ginjal akut anak, 4 meninggal.
RSUD Kota Depok minta seluruh tenaga kesehatan agar lebih waspada terhadap gejala gagal ginjal akut pada pasien di bawah 18 tahun.
Pemerkosa anak itu memaksa kedua korban mengonsumsi minuman keras serta obat jenis Eximer.
DP3A Kabupaten Tangerang, Banten telah menangani 38 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sepanjang Januari hingga Oktober 2022.
Punya pasangan yang selingkuh memang menyakitkan. Berikut tips untuk korban perselingkuhan agar pulih sebelum menjalin hubungan baru.
Rumah sakit yang merawat pasien gangguan ginjal akut anak harus melakukan penyelidikan epidemiologi berkoordinasi dengan Dinkes Kota Depok.
Setelah melihat ciri-ciri pasangan yang Anda kencani berselingkuh dengan orang lain, cara terbaik untuk Anda adalah dengan meninggalkannya
Lesti Kejora bertemu kembali dengan sahabat-sahabat perempuan sesama selebritas yang memperlihatkan dukungannya terhadap penyanyi dangdut itu.
Korban perselingkuhan selalu memiliki masalah dengan kepercayaan diri dalam memulai hubungan baru

source