KLATEN – Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten terus meningkatkan pelayanannya pada momen HUT ke-7. Ini selaras dengan tema yang diangkat tahun ini, yakni Gumregah Tumuju Pelayanan Kesehatan Paripurna.
Direktur RSD Bagas Waras Klaten Limawan Budiwibowo menjelaskan pada momen HUT ke-7 kali ini justru disibukan dengan persiapan reakreditasi. Pihaknya menargetkan untuk bisa mempertahankan predikat akreditasi paripurna bintang lima.
“Momen HUT ke-7 ini bertepatan dengan menurunnya kasus Covid-19. Jadi ada relaksasi, sehingga dilaksanakan reakreditasi yang sebelumnya sempat tertunda. Tetapi ini tidak menghentikan pelayanan kepada pasien Covid-19 maupun non Covid-19,” ucap Limawan kepada Jawa Pos Radar Solo saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/10).
Lebih lanjut, Limawan mengungkapkan, jika penilaian akreditasi di RSD Bagas Waras akan dilaksanakan November mendatang. Persiapan mulai dari dokumen, hingga perbaikan layanan yang akan terus dilakukan oleh rumah sakit milik Pemkab Klaten tersebut. Salah satunya dengan menghadirkan layanan pendaftaran online melalui aplikasi.
Pemberlakuan layanan pendaftaran online di RSD Bagas Waras Klaten akan dimulai per 1 November mendatang. Masyarakat bisa mengunduhnya melalui aplikasi play store (Pendaftaran Online Bagas Waras), sehingga kini mendaftar pelayanan bisa dilakukan melalui handphone. Pendaftaran bisa dilakukan tiga hari sebelum melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.
”Tapi bukannya kami menolak yang pendaftaran secara offline, petugas kami yang berada di bagian depan tetap siap untuk membantu masyarakat. Apalagi kini pasien bisa mencetak sendiri untuk verifikasi pendaftaran sebelum pemeriksaan, karena terdapat mesin yang kami siapkan,” ucap Limawan.
Dalam sehari, RSD Bagas Waras Klaten dapat melayani 300 pasien rawat jalan. Ditunjang dengan tenaga kesehatan yang memadai. Dimana rumah sakit ini memiliki 47 dokter, dengan rincian 14 dokter umum, 2 dokter gigi, dan 31 dokter spesialis. Ditambah 496 keperawatan, sehingga mampu untuk melayani dan merawat pasien rawat jalan maupun inap.
RSD Bagas Waras yang berada di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah telah memiliki 172 tempat tidur. Kedepannya, direncanakan ada tambahan pelayanan hemodialisa atau cuci darah. Termasuk pelayanan untuk jantung, kini hadir setiap harinya ditunjang dengan dokter spesialis.
Limawan juga menyebutkan saat ini sedang dilakukan penjajakan terkait pengadaan alat mammogram. Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi sejak dini kanker payudara. Ditambah electroencephalography (EEG) untuk merekam aktivitas pada otak.
“Kedepannya kami juga akan membangun poliklinik terpadu dengan memanfaatkan lahan kosong yang di kawasan rumah sakit. Nantinya akan memiliki tiga lantai sehingga pelayanan polikliniknya bisa bertambah. Disetujui oleh bupati dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang tahun ini akan dibuatkan DED dan tahun depan sudah bisa dilelangkan,” jelas Limawan.
Rencananya lokasi yang saat ini digunakan untuk pelayanan poliklinik dari RSD Bagas Waras untuk high care unit (HCU). Termasuk untuk pengembangan instalasi gawat darurat (IGD). Hal itu dilakukan oleh rumah sakit untuk menuju pelayanan kesehatan paripurna. (ren/nik/dam)
KLATEN – Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten terus meningkatkan pelayanannya pada momen HUT ke-7. Ini selaras dengan tema yang diangkat tahun ini, yakni Gumregah Tumuju Pelayanan Kesehatan Paripurna.
Direktur RSD Bagas Waras Klaten Limawan Budiwibowo menjelaskan pada momen HUT ke-7 kali ini justru disibukan dengan persiapan reakreditasi. Pihaknya menargetkan untuk bisa mempertahankan predikat akreditasi paripurna bintang lima.
“Momen HUT ke-7 ini bertepatan dengan menurunnya kasus Covid-19. Jadi ada relaksasi, sehingga dilaksanakan reakreditasi yang sebelumnya sempat tertunda. Tetapi ini tidak menghentikan pelayanan kepada pasien Covid-19 maupun non Covid-19,” ucap Limawan kepada Jawa Pos Radar Solo saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/10).
Lebih lanjut, Limawan mengungkapkan, jika penilaian akreditasi di RSD Bagas Waras akan dilaksanakan November mendatang. Persiapan mulai dari dokumen, hingga perbaikan layanan yang akan terus dilakukan oleh rumah sakit milik Pemkab Klaten tersebut. Salah satunya dengan menghadirkan layanan pendaftaran online melalui aplikasi.
Pemberlakuan layanan pendaftaran online di RSD Bagas Waras Klaten akan dimulai per 1 November mendatang. Masyarakat bisa mengunduhnya melalui aplikasi play store (Pendaftaran Online Bagas Waras), sehingga kini mendaftar pelayanan bisa dilakukan melalui handphone. Pendaftaran bisa dilakukan tiga hari sebelum melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.
”Tapi bukannya kami menolak yang pendaftaran secara offline, petugas kami yang berada di bagian depan tetap siap untuk membantu masyarakat. Apalagi kini pasien bisa mencetak sendiri untuk verifikasi pendaftaran sebelum pemeriksaan, karena terdapat mesin yang kami siapkan,” ucap Limawan.
Dalam sehari, RSD Bagas Waras Klaten dapat melayani 300 pasien rawat jalan. Ditunjang dengan tenaga kesehatan yang memadai. Dimana rumah sakit ini memiliki 47 dokter, dengan rincian 14 dokter umum, 2 dokter gigi, dan 31 dokter spesialis. Ditambah 496 keperawatan, sehingga mampu untuk melayani dan merawat pasien rawat jalan maupun inap.
RSD Bagas Waras yang berada di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah telah memiliki 172 tempat tidur. Kedepannya, direncanakan ada tambahan pelayanan hemodialisa atau cuci darah. Termasuk pelayanan untuk jantung, kini hadir setiap harinya ditunjang dengan dokter spesialis.
Limawan juga menyebutkan saat ini sedang dilakukan penjajakan terkait pengadaan alat mammogram. Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi sejak dini kanker payudara. Ditambah electroencephalography (EEG) untuk merekam aktivitas pada otak.
“Kedepannya kami juga akan membangun poliklinik terpadu dengan memanfaatkan lahan kosong yang di kawasan rumah sakit. Nantinya akan memiliki tiga lantai sehingga pelayanan polikliniknya bisa bertambah. Disetujui oleh bupati dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang tahun ini akan dibuatkan DED dan tahun depan sudah bisa dilelangkan,” jelas Limawan.
Rencananya lokasi yang saat ini digunakan untuk pelayanan poliklinik dari RSD Bagas Waras untuk high care unit (HCU). Termasuk untuk pengembangan instalasi gawat darurat (IGD). Hal itu dilakukan oleh rumah sakit untuk menuju pelayanan kesehatan paripurna. (ren/nik/dam)
Penerbit : PT Surakarta Intermedia Pers
Alamat : Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 37 Surakarta