SINAR HARAPAN – Saham produsen jamu PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) pada akhir perdagangan hari ini terpantau menguat 1,42 persen ke harga Rp715.
Kenaikan harga saham SIDO hari ini sekaligus mengonfirmasi tren bullish melalui persilangan MA5 dan MA10 pada harga Rp690.
Ditutupnnya harga saham SIDO pada Rp715 hari ini berarti hanya kurang 5 poin untuk menyentuh resistance Rp720. Diketahui, sebanyak 22,98 juta lembar saham SIDO diperdagangkan dengan nilai mencapai 16,36 miliar.
Baca Juga: Ikut Dorong Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Indonesia, PUPR Gandeng Bank Dunia
Berdasarkan laporan keuangan, SIDO mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 37 persen dan kenaikan laba bersih sebesar 83 persen pada kuartal ke-III dibandingkan dengan kuartal ke-II tahun 2022.
Namun, SIDO masih membukukan penurunan laba bersih 16,76 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp720,45 miliar hingga kuartal III 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp865,50 miliar.
Menurut rilis pers perusahaan, penurunan penjualan selama 9 bulan pertama 2022 disebabkan oleh normalisasi permintaan produk-produk kesehatan konsumen dari basis yang tinggi pada kuartal ke-3 tahun 2021 karena adanya penyebaran varian Delta.
Pendapatan bersih SIDO terkontraksi minus 5,86 persen menjadi Rp2,61 triliun selama 9 bulan pertama 2022.
Baca Juga: Bank Mandiri Sumbang APBN Rp517 Triliun, Saham BMRI Masih Betah di Atas Rp10.000
Editor: Yuanita SH
Sumber: idx.co.id, BEI, Trading View, Berbagai Sumber
PT Sinar Harapan Media
Gd. Sahid Sudirman Center Lt. 37
Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 Jakarta 10220
021 – 27889180
sinarharapan.co@gmail.com
©2022 ProMedia Teknologi