Lapas Kelas IIB Kayu Agung Jl. Sepucuk Kel. Kutaraya, Kayu Agung Sumatera Selatan
Selanjutnya
Tutup

Kayuagung- Bertempat di Poliklinik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kayuagung Kemenkumham Sumsel, Tim Kesehatan Lapas bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Puskesmas Kuta Raya Kab. OKI melaksanakan skrining Human Immunodeficiency Virus (HIV) bagi Warga Binaan Lapas Kayuagung, Kamis (20/10).

dokpri
dokpri

Kalapas Kayuagung, Reza Meidiansyah Purnama yang diwakili oleh Kepala Sub.seksi Perawatan, Ardiansyah menyampaikan bahwa kegiatan skrining ini bertujuan dalam rangka deteksi dini kemungkinan munculnya penyakit HIV yang diderita oleh para WBP dan kegiatan skrining merupakan kegiatan yang telah terencana sebelumnya adapun Kegiatan Skrining ini dilaksanakan selama 2 (Dua) Hari dimulai dari tanggal 19 -20 Oktober 2022, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Warga Binaan dari Lapas Kayuagung dan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kab. OKI dibantu Puskesmas Kutaraya Kab. OKI sebanyak 12 (Dua Belas) Orang.

Adapun Pihak Dinas Kesehatan yang melakukan skrining ini mengatakan bahwa kegiatan skrining secara rutin kami lakukan dalam rangka mendeteksi akan potensi seseorang terinfeksi HIV didalam tubuhnya, skrining ini perlu dilakukan secara rutin, baik seseorang yang beresiko maupun tidak agar infeksi HIV dapat dideteksi dan ditangani sejak dini sehingga kami dapat melakukan pemetaan sekaligus melakukan pengobatan agar tidak terjadi penularan kepada orang lain.
Sementara itu Kalapas Kelas IIB Kayuagung, Reza menyampaikan apresiasi kepada tim kesehatan Lapas dan ucapan terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kab. OKI yang selama ini terus membantu Lapas Kayuagung dalam mendukung perawatan dan pelayanan kesehatan bagi WBP.
Selanjutnya Reza menyampaikan “Hendaknya kegiatan ini berkelanjutan untuk meminimalisir penyebaran penyakit HIV di Lapas Kayuagung dan Kegiatan ini disambut baik oleh Dinas Kesehatan yang nantinya Dinas Kesehatan akan mengajukan kerjasama berkelanjutan dalam rangka pemeriksaan dan penanggulangan penyebaran penyakit HIV” Pungkas Reza

source