Disiplin Mengatur Keuangan, BRI Ajak Masyarakat Berinvestasi
5 Tips Meningkatkan Penjualan dengan WA Blast
Wujudkan Transformasi Kelola Kas Negara Melalui Digitalisasi Pembayaran
Bank BPD Bali Pasang Target KUR Rp 1,6 Triliun Tahun 2023
Disiplin Mengatur Keuangan, BRI Ajak Masyarakat Berinvestasi
5 Tips Meningkatkan Penjualan dengan WA Blast
Wujudkan Transformasi Kelola Kas Negara Melalui Digitalisasi Pembayaran
Bank BPD Bali Pasang Target KUR Rp 1,6 Triliun Tahun 2023
MANGUPURA, BALI EXPRESS — Fraksi Badung Gede (Gerindra-Demokrat) menyampaikan pemandangan umum (PU) terhadap delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Badung pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Selasa (18/10).
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, I Putu Parwata didampingi Wakilnya Wayan Suyasa dan Made Sunarta. Hadir Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Sekwan Badung IGA Made Wardika, pimpinan OPD pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Badung.
Secara umum, Fraksi Badung Gede yang dibacakan oleh I Gede Aryantha mengaku sependapat bahwa delapan Ranperda Kabupaten Badung dapat ditetapkan setelah mendapat evaluasi dari semua pihak. Namun, Fraksi Badung Gede juga memberikan sejumlah saran, masukan dan pendapat. Salah satunya mendorong semua pihak untuk berinovasi meningkatkan pendapatan daerah
Fraksi Badung Gede menyampaikan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang sampai saat ini masih tegar menangani tantangan yang dihadapi. Dalam hal ini pemerintah dituntut agar selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi setiap tantangan yang dihadapi masyarakat.
Untuk itu, setiap komponen pemerintah dituntut cerdas dalam menyikapi dan dapat dilakukan secara sosial ekonomis maupun aspek teknokratisnya serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Sekalipun masih dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19, namun kita semua masih tetap dapat menunaikan tugas serta kewajiban konstitusi dengan baik. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan segala keterbatasan yang ada. Sehingga 8 Ranperda Kabupaten Badung yang dimaksud dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Gede Aryantha.
Terhadap Rancangan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2023, Fraksi Badung Gede memberikan apresiasi kepada pemerintah melihat proyeksi target rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2023 mengalami trend peningkatan yang cukup baik dan sangat menjanjikan yakni meningkat sebesar Rp 898.547.109.356,00 atau 30,06 persen.
Pada aspek Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebelumnya dirancang sebesar Rp 3.152.310.774.457,00 meningkat sebesar Rp 1.071.090.434.951,00 atau naik sebesar 51,46 persen dari APBD induk tahun anggaran 2022.
Kenaikan yang signifikan ini lanjutnya, sudah tentu sebagai dampak pertumbuhan industri pariwisata yang seiring dengan perhelatan G20 di tahun 2022.
Untuk itu, Fraksi tidak henti-hentinya mendorong semua pihak untuk berinovasi meningkatkan pendapatan daerah. Sehingga dapat membantu memperbaiki kompetensi sumber daya pegawai dan peningkatan akuntabilitas kinerja dalam pelaksanaan tugas.
“Perlu adanya sinergitas yang lebih baik antar lembaga eksekutif dan legislatif. Sehingga pengembangan di daerah Kabupaten Badung dapat lebih realistis, efektif, efisien serta tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyusun proyeksi APBD Tahun Anggaran 2023 dengan mengantisipasi perkiraan terjadinya resesi setelah perhelatan G20 ini dan dapat dipertanggung jawabkan,” jelasnya.
MANGUPURA, BALI EXPRESS — Fraksi Badung Gede (Gerindra-Demokrat) menyampaikan pemandangan umum (PU) terhadap delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Badung pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Selasa (18/10).
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, I Putu Parwata didampingi Wakilnya Wayan Suyasa dan Made Sunarta. Hadir Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Sekwan Badung IGA Made Wardika, pimpinan OPD pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Badung.
Secara umum, Fraksi Badung Gede yang dibacakan oleh I Gede Aryantha mengaku sependapat bahwa delapan Ranperda Kabupaten Badung dapat ditetapkan setelah mendapat evaluasi dari semua pihak. Namun, Fraksi Badung Gede juga memberikan sejumlah saran, masukan dan pendapat. Salah satunya mendorong semua pihak untuk berinovasi meningkatkan pendapatan daerah
Fraksi Badung Gede menyampaikan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang sampai saat ini masih tegar menangani tantangan yang dihadapi. Dalam hal ini pemerintah dituntut agar selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi setiap tantangan yang dihadapi masyarakat.
Untuk itu, setiap komponen pemerintah dituntut cerdas dalam menyikapi dan dapat dilakukan secara sosial ekonomis maupun aspek teknokratisnya serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Sekalipun masih dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19, namun kita semua masih tetap dapat menunaikan tugas serta kewajiban konstitusi dengan baik. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan segala keterbatasan yang ada. Sehingga 8 Ranperda Kabupaten Badung yang dimaksud dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Gede Aryantha.
Terhadap Rancangan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2023, Fraksi Badung Gede memberikan apresiasi kepada pemerintah melihat proyeksi target rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2023 mengalami trend peningkatan yang cukup baik dan sangat menjanjikan yakni meningkat sebesar Rp 898.547.109.356,00 atau 30,06 persen.
Pada aspek Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebelumnya dirancang sebesar Rp 3.152.310.774.457,00 meningkat sebesar Rp 1.071.090.434.951,00 atau naik sebesar 51,46 persen dari APBD induk tahun anggaran 2022.
Kenaikan yang signifikan ini lanjutnya, sudah tentu sebagai dampak pertumbuhan industri pariwisata yang seiring dengan perhelatan G20 di tahun 2022.
Untuk itu, Fraksi tidak henti-hentinya mendorong semua pihak untuk berinovasi meningkatkan pendapatan daerah. Sehingga dapat membantu memperbaiki kompetensi sumber daya pegawai dan peningkatan akuntabilitas kinerja dalam pelaksanaan tugas.
“Perlu adanya sinergitas yang lebih baik antar lembaga eksekutif dan legislatif. Sehingga pengembangan di daerah Kabupaten Badung dapat lebih realistis, efektif, efisien serta tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyusun proyeksi APBD Tahun Anggaran 2023 dengan mengantisipasi perkiraan terjadinya resesi setelah perhelatan G20 ini dan dapat dipertanggung jawabkan,” jelasnya.
Jl. Kapten Cok Agung Tresna No. 63
Renon, Denpasar
Telp : (0361) 4754165.
Email : redaksi.baliexpress@gmail.com
Iklan : iklanbaliexpress@gmail.com