IHRAM.CO.ID, ABUJA — Pemerintah Negara Bagian Ondo telah menutup Masjid Pusat Ikare menyusul meningkatnya ketegangan yang timbul akibat perebutan kekuasaan antara Imam Besar, Abubakar Muhammad dan Dewan Muslim Ikare. Ikare berada di Wilayah Pemerintah Daerah Timur Laut Akoko di negara bagian tersebut. 

Sementara dewan, yang didukung oleh raja kota, Okukare dari Ikare, Saliu Momoh IV, telah memecat Imam Kepala, Liga Imam dan Dewan Negara Bagian Ondo untuk Urusan Islam telah menolak pemecatan ulama tersebut. Ini menciptakan ketegangan dalam komunitas Muslim di kota itu.

Baca Juga

Surat pemecatan Muhammad dikeluarkan pada 10 Oktober dan ditandatangani oleh Ketua Dewan Muslim Ikare, Adewale Abayomi, dan Sekretaris, R. Aiyegbusi. Umat Muslim di kota itu, Jumat lalu, menghadiri sholat Jumat di Masjid Pusat yang dipimpin oleh Imam yang diperangi di tengah pengamanan ketat. Terlepas dari seruan dari berbagai kalangan, dewan dan komunitas Muslim, berkumpul, bertekad untuk menyingkirkan Imam Besar.

Pada pertemuan dewan eksekutif negara bagian pada hari Senin, gubernur menyetujui penutupan masjid sambil menunggu resolusi krisis. Kepala Sekretaris Pers Gubernur, Richard Olabode, mengkonfirmasi penutupan dan menambahkan bahwa itu perlu untuk mencegah gangguan hukum dan ketertiban.

“Satu-satunya cara untuk saat ini adalah menutup masjid sehingga memungkinkan perdamaian memerintah,” katanya dilansir dari Premium Times, Rabu (19/10/2022).

Selamatkan 262 Pemeluk Nasrani, Imam Nigeria Raih Penghargaan Nasional
Ulama Nigeria Serukan Pendidikan Alquran Sejak Dini 
Tiga Arsitektur Warisan Islam di Nigeria
Vanguards Academy Nigeria Hasilkan Delapan Penghafal Alquran dan Tiga Penghafal Hadits
Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan
12510 ext 308 Phone: 021 780 3747 Fax: 021 799 7903 Email: newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi) sekretariat@republika.co.id (Redaksi) marketing@rol.republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2019 republika.co.id, All right reserved

source