Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Membanggakan, dua pelajar asal Sekolah Islam Az Zahra mengharumkan nama Lampung dengan menyumbang medali emas dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Nasional 2022 di Jakarta pada 9-13 Oktober kemarin.
Selain dua pelajar Sekolah Islam Az Zahra Lampung, ada lima pelajar dari sekolah lain yang turut menyumbang 3 perak dan 2 perunggu dalam kompetisi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Nasional 2022 di Jakarta.
Lewat ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Nasional 2022 di Jakarta yang diselenggarakan Kementerian Agama RI tujuh pelajar mengerek Lampung naik ke peringkat 6 nasional dari tahun sebelumnya yang berada di posisi 19.
Terlihat jelas raut bahagia M Fadhurahman Fahri Al Fayadh (SD Islam Az Zahra) dan M Aziz Al Faruq (SMP Islam Az Zahra) saat ditemui Tribun Lampung di sekolahnya, Selasa (18/10/2022) pagi.
Keduanya berhasil menorehkan emas kategori MI/SD Cabang IPA Terintegrasi dan emas kategori SMP/MTs Cabang Matematika Terintegrasi.
Bagi Fadhurahman, meskipun ini bukan event pertama yang diikuti, tetap saja ada perjuangan yang tidak mudah.
Baca juga: Tabrak Truk Mogok Pinggir Jalan, Dua Pengendara Motor Tewas di Jalintim Lampung
Baca juga: Tanggul Sungai Way Laay Pesisir Barat Lampung Jebol, 15 Rumah Warga Terancam Banjir
“Ada tes eksperimen dengan 4 soal dan 40 soal CBT (computer based test) saat kompetisi,” beber bocah berkulit putih ini.
Diakuinya tidak semua soal sempat dikerjakan karena ragu-ragu untuk menjawabnya. Terlebih jika salah menjawab akan mengurangi poin.
“Ada empat soal CBT yang nggak dikerjain karena takut salah jawaban,” ungkapnya yang bahkan sempat sakit di akhir waktu mengikuti training center (TC) sebelum berangkat ke Jakarta.
Namun, semua perjuangan dan proses yang telah dilalui membuahkan hasil yang membanggakan.
Sementara, M Azis Al Faruq mengaku sempat down karena melihat peserta lainnya mengerjakan semua soal saat CBT.
“Pas mengerjakan soal eksplorasi saya nggak yakin 100 persen benar, ada yang salah. Ditambah lagi pas mengerjakan CBT hanya bisa mengerjakan sekitar 70 persen,” tutur buah hati pasangan Miftahul Huda dan Rahmawati Fitria.
Diakuinya ada soal yang cukup sulit karena terintegrasi dengan keagamaan seperti Alquran, Asmaul Husna, hukum fikih, dan lainnya.
“Dari 25 soal nyari yang bukan (soal terintegrasi) agama dulu, 50 persen soalnya terintegrasi agama,” ungkapnya.

source