Menteri Keuangan baru Inggris Jeremy Hunt meninggalkan kantor perdana menteri Downing Street 10 di pusat London, Inggris pada 14 Oktober 2022, setelah bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Liz Truss. (FOTO: ISABEL INFANTES / AFP)
LONDON, investor.id – Menteri keuangan (Menkeu) baru Inggris Jeremy Hunt memperingatkan tentang kenaikan pajak yang menjulang. Ia secara dramatis membalikkan arah program radikal reformasi ekonomi Perdana Menteri (PM) Liz Truss.
Anggota parlemen Partai Konservatif senior dilaporkan berencana untuk menggulingkan Truss, mungkin dalam beberapa hari. Ini akibat kejutan dengan runtuhnya partai dalam jajak pendapat sejak Truss menggantikan Boris Johnson pada 6 September 2022.
Baca juga: PM Inggris Liz Truss Pecat Menkeu Kwasi Kwarteng
“Hunt mengambil kendali penuh saat komplotan melingkari PM yang digeser” menjadi headline The Sunday Times, sementara The Observer mengatakan Tories (sebutan untuk anggota Partai Konservatif) dalam pembicaraan untuk menggulingkan Truss.
Surat kabar The Times dan Telegraph melaporkan bahwa Hunt berencana menunda pemotongan pajak yang direncanakan pada tarif dasar pajak penghasilan (Pph). Ia memberlakukan lagi kebijakan yang mempermalukan Truss setelah PM itu memecat Kwasi Kwarteng dari jabatan kanselir bendahara.
Dalam pembicaraan krisis di Inggris, Hunt and Truss membicarakan rencana anggaran baru yang akan dia sampaikan pada 31 Oktober 2022. Ini hanya sebulan dari upaya Kwarteng yang gagal untuk melewati banyak pemotongan pajak yang tidak didanai.
“Ada kesalahan,” aku Hunt pada Minggu (17/10). Oleh salah satu sekutunya, Hunt disebut kepala eksekutif baru pemerintah, sementara Truss diturunkan ke posisi ketua kursi belakang.
Menkeu baru itu mengatakan Kwarteng dan Truss telah melakukan kesalahan pada 23 September 2022 dalam mencoba memotong pajak untuk mereka yang berpenghasilan tertinggi. Sebelumnya pemerintah mengabaikan prakiraan independen dari Kantor Tanggung Jawab Anggaran dalam mempresentasikan rencana mereka.
“Perdana menteri mengakui itu, itu sebabnya saya di sini,” kata Hunt kepada Sky News.
Dalam salah satu tindakan pertamanya saat menjabat pada Jumat (14/10), kanselir baru itu berbicara kepada Gubernur bank sentral Inggris (BoE) Andrew Bailey. Ini kini harus melakukan intervensi mahal untuk menenangkan pasar obligasi yang sedang memanas.
Saat memberi pengarahan kepada wartawan di Washington, Amerika Serikat (AS), Bailey berkomentar pada Sabtu (15/10). “Saya dapat memberi tahu Anda bahwa ada pertemuan pemikiran yang sangat jelas dan segera tentang pentingnya stabilitas dan keberlanjutan (fiskal),” ujarnya.
Pendapat Biden
Presiden AS Joe Biden menilai reformasi pemotongan pajak yang ditinggalkan adalah sebuah kesalahan.
“Saya pikir gagasan pemotongan pajak pada orang super kaya pada saat … saya tidak setuju dengan kebijakan itu, tapi terserah Inggris Raya untuk membuat penilaian itu, bukan saya,” ungkapnya.
Baca juga: Ribuan Orang Demonstrasi Protes Inflasi di Paris
Pemotongan pajak adalah inti dari anggaran buruk yang diumumkan oleh Kwarteng dan Truss.
Tapi itu dibiayai melalui miliaran dalam pinjaman ekstra, menyebabkan kepanikan di pasar keuangan pada prospek inflasi yang lebih tinggi. Ini membuat Inggris dalam cengkeraman krisis biaya hidup.
Keputusan Sulit
“Kami akan memiliki beberapa keputusan yang sangat sulit ke depan,” kata Hunt. Ia memperingatkan bahwa semua departemen pemerintah menghadapi pembatasan pengeluaran, termasuk dalam kesejahteraan, kesehatan, dan pertahanan.
“Dan beberapa pajak tidak akan dipotong secepat yang diinginkan orang. Beberapa pajak akan naik,” lanjutnya.
Segera setelah pernyataan fiskal Hunt yang akan datang, BoE akan mengadakan pertemuan penetapan suku bunga berikutnya pada 3 November 2022.
Dalam pidato terpisah, Bailey memperingatkan lagi bahwa bank sentral tidak akan ragu-ragu menaikkan suku bunga untuk menjaga inflasi tetap terkendali. Perlu respons yang lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya, katanya.
Truss memecat Kwarteng beberapa jam setelah dia bergegas pulang lebih awal dari pertemuan keuangan internasional di Washington. Ia kembali memutar balik untuk menyetujui kenaikan signifikan dalam pajak keuntungan yang dikenakan pada perusahaan.
Pada konferensi pers Downing Street setelah itu, PM hanya menjawab empat pertanyaan. Ia melirik dengan gugup ke sekeliling ruangan dan memberikan jawaban singkat, sebelum tiba-tiba pergi setelah lebih dari delapan menit.
Pemimpin Partai oposisi Buruh Keir Starmer menuntut pemilihan umum lebih awal.
Baca juga: Inflasi Pertahankan Cengkeraman di AS dengan Lompatan Baru
“Tories tidak lagi memiliki mandat dari rakyat Inggris,” cuitnya, setelah Truss menjadi PM melalui suara sekitar 80.000 anggota Konservatif atau kurang dari 0,2%dari pemilih Inggris.
Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Sumber : AFP
Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS
Berita Terkait
PM Inggris Liz Truss Pecat Menkeu Kwasi Kwarteng
BoE: 3 Hari Lagi Menuju Intervensi Obligasi
Poundsterling Melonjak Setelah Pemerintah Inggris Putar Balik Arah Kebijakan
PM Inggris Pertahankan Pemotongan Pajak yang Bikin Pounsterling Turun 1%
Terpopuler
01
Asing Bukukan Net Buy Rp 2,39 Triliun, Lima Saham Ini Diborong
Senin, 17 Oktober 2022 | 16:09 WIB
02
Investor Pemegang Lima Saham Ini Lagi Tersenyum Lebar Loh!
Senin, 17 Oktober 2022 | 12:09 WIB
03
Didukung Sentimen Kenaikan Penjualan dan Dividen Interim, Begini Prospek Saham Sido Muncul (SIDO)
Senin, 17 Oktober 2022 | 09:16 WIB
04
Dear Investor, BEI Segera Buka Gembok Saham Waskita Precast (WSBP)
Minggu, 16 Oktober 2022 | 15:55 WIB
05
Ini Gambaran untuk Pasar Saham Sepekan ke Depan
Minggu, 16 Oktober 2022 | 19:02 WIB
Terkini
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital Sektor Pemerintahan di Lingkungan ASN Kemenkes
Selasa, 18 Oktober 2022 | 03:30 WIB
LPEI Berkomitmen Dorong Kinerja Ekspor Produk Halal
Senin, 17 Oktober 2022 | 22:47 WIB
PLN Siap Pimpin Transisi Energi Indonesia 
Senin, 17 Oktober 2022 | 22:37 WIB
Anggota BPKH Baru Diminta Terlibat dalam Penyusunan Biaya Haji
Senin, 17 Oktober 2022 | 22:22 WIB
Ekonomi RI Kuat Hadapi Ancaman Krisis
Senin, 17 Oktober 2022 | 22:09 WIB
Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved

source