MEDIA KEPRI – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur meminta Pemprov Kepri segera melakukan intervensi terhadap isu stunting.
Intervensi yang dimaksud adalah pemberian gizi spesifik bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita usia 24-29 bulan dari kelompok masyarakat kurang mampu.
“Intervensi gizi dapat berupa pemberian makanan tambahan dan suplemen,” kata Sirajudin Nur, Sabtu, 15 Oktober 2022.
Baca Juga: Inilah 232 Orang Lulus Seleksi Administrasi Calon Panwaslu Kecamatan Se-Batam. Cek Mereka!
“Selain itu, harus dilakukan pemeriksaan kehamilan, promosi, dan konseling secara teratur,” timpal Sirajudin Nur.
Selain itu, Sirajudin Nur meminta agar Pemprov Kepri menuntaskan penyebab tingginya stunting di Kepri.
Pemberian makanan tambahan dan suplemen tidak akan memberikan makna berarti jika Pemprov Kepri tidak menuntaskan penyebab stunting.
Baca Juga: 3 Kafe di Anambas Ditutup Paksa, Begini Nasib 28 Wanita Penghiburnya
“Masalah-masalah penyebab stunting mulai dari akses air minum yang bersih, sanitasi, akses layanan kesehatan, promosi kesehatan, dan perbaikan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.
Editor: Gafur
Komplek Glory View, Blok C No 10, Batam Centre, Batam

0811702127
mediakepridotco@gmail.com
©2022 ProMedia Teknologi

source