Menu
Copyright @2021 Reportase News | All Rights Reserved
Daerah · 14 Okt 2022 19:22 WIB ·
 					Sepekan dilanda banjir, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat mulai mendiskusikan obat-obatan yang diperlukan warga terdampak banjir ke dinas kesehatan setempat untuk disalurkan ke puskesmas yang membutuhkan seperti di Sintang, Sekadau, Melawi dan Ketapang. (foto istimewa) Perbesar
Sepekan dilanda banjir, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat mulai mendiskusikan obat-obatan yang diperlukan warga terdampak banjir ke dinas kesehatan setempat untuk disalurkan ke puskesmas yang membutuhkan seperti di Sintang, Sekadau, Melawi dan Ketapang. (foto istimewa)
Pontianak, Kalimantan Barat, reportasenews.com – Bantuan obat-obatan bagi warga terdampak banjir yang telah memasuki sepekan di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat mulai didistribusikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.
Bantuan ini selanjutnya disalurkan ke sejumlah puskesmas, rumah sakit dan posko-posko banjir yang membutuhkan penanganan medis segera bagi korban banjir.
“Sudah mulai disalurkan sejak dua hari yang lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, drg. Hary Agung Thayadi, Jumat (14/10/2022)
Hary merincikan, bantuan obat-obatan bagi warga terdampak banjir ini didistribusikan ke Kabupaten Sintang, Melawi dan Sekadau.
“Bantuan obat-obatan ini langsung diserahkan ke Dinkes-dinkes kabupaten untuk didistribusikan ke puskesmas-puskesmas diwilayah berdampak banjir, sesuai dengan kondisi stok obat di masing-masing puskesmas,” jelasnya.
Bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat ini antara lain Ketapang, jenis obat-obatan dan BHP medis 28 item untuk alokasi 4 kecamatan. Sintang berupa obat-obatan dan BHP medis sebanyak 18 item. Melawi, berupa obat-obatan dan BHP medis sebanyak 19 item, dan Sekadau berupa obat-obatan dan BHP medis sebanyak 13 item.
“Jenis obat-obatan untuk penyakit diare, ispa, infeksi kulit, dan vitamin. BHP seperti antiseptik, desinfektan, cairan infus dan juga abate,” bebernya.
Hary menegaskan sejauh ini belum ada permintaan adanya penambahan tenaga kesehatan maupun dokter dalam penanganan warga terdampak banjir di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Penambahan tenaga kesehatan masih belum dibutuhkan, karena dalam manajemen penanggulangan bencana berakibat krisis kesehatan, maka pelayanan kesehatan akan dilakukan oleh sumberdaya yang ada di wilayah tersebut seperti oleh faskes/puskesmas, nakes dan obat-obatan di wilayah berdampak banjir.
“Jika membutuhkan bantuan maka akan dibantu oleh nakes wilayah sekitarnya/puskesmas lainnya yang tidak terdampak banjir, bahkan bisa nakes di kab/kota dimobilisasi. Kami di provinsi terus memantau kondisi dan kebutuhan di kabupaten-kabupaten. Bahkan tidak menutup kemungkinan memobilisasi nakes propinsi ke kabupaten jika situasinya dibutuhkan atau krisis,” tegasnya.
Bupati Sekadau terima 600 paket Sembako
Bupati Sekadau, Aron menerima bantuan banjir banjir dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 600 paket berupa sembako, Jumat (14/10/2022) di teras Kantor Bupati Sekadau.
Bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalbar atas perhatiannya terhadap kesulitan masyarakat di kabupaten Sekadau.
“Atas nama pemerintah kabupaten Sekadau, kami mengucaokan terima kasih keoada Gubernur Kalbar atas perhatiannya terhadap masyarakat di kabupaten Sekadau yang terdampak musibah banjir,” ujarnya.
Hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemprov Kalbar, SKPD dilingkungan Pemerintah Daerah Sekadau, Kapolres Sekadau di wakili, Sekretaris BPBD Kab. Sekadau beserta staf, Camat Sekadau Hilir. (das)

Reportase News Reporter
15 Oktober 2022 – 20:17 WIB
15 Oktober 2022 – 19:15 WIB
15 Oktober 2022 – 18:56 WIB
15 Oktober 2022 – 18:39 WIB
14 Oktober 2022 – 22:06 WIB
14 Oktober 2022 – 21:48 WIB
6 Agustus 2018
26 Agustus 2020
1 Mei 2017
7 Maret 2017
5 Maret 2022
Copyright @2021 Reportase News | All Rights Reserved
Copyright @2021 Reportase News | All Rights Reserved

source