Thursday, 17 Rabiul Awwal 1444 / 13 October 2022
Thursday, 17 Rabiul Awwal 1444 / 13 October 2022

Rabu 12 Oct 2022 07:30 WIB
Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil
Said Nursi: Ahlul Bait Miliki Loyalitas Kuat Terhadap Islam. Foto: Nabi Muhammad (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Ulama dan cendikiawan asal Turki, Badiuzzaman Said Nursi mengatakan, hikmah yang bisa dipetik dari keinginan Nabi Muhammad SAW untuk mengumpulkan seluruh umatnya di sekitar ahlul bait adalah karena beliau mengetahui—dengan izin ilahi—bahwa keturunan ahlul bait akan bertambah banyak seiring dengan perjalanan waktu, sementara Islam akan kembali melemah.
Dengan kondisi semacam itu, menurut di, harus ada komunitas yang saling mendukung dan saling menopang dalam jumlah dan kekuatan besar guna menjadi pusat dan sentral dunia Islam secara moral.
“Atas izin ilahi, Rasul telah mengetahui hal itu. Maka, beliau menginginkan umatnya berkumpul di sekitar keturunannya,” kata Nursi dalam bukunya yang bejudul Al-Lama’at terbitan Risalah Nur Press, halaman 38-39.
Meskipun ada individu-individu dari kalangan ahlul bait yang tidak lebih unggul dari yang lainnya dalam masalah iman dan keyakinan, namun mereka adalah orang-orang yang jauh lebih dulu tunduk, berkomitmen, dan mendukung Islam.
Sebab, menurut Nursi, secara fitrah, tabiat, dan keturunan, mereka memang telah loyal terhadap Islam. Loyalitas alamiah tersebut tak pernah hilang walaupun berada dalam kondisi lemah, tak dikenal, atau bahkan walaupun berada dalam kebatilan.
“Jika demikian, bagaimana dengan loyalitas terhadap sebuah hakikat yang dimiliki oleh nenek moyang mereka, yang demi hakikat tersebut mereka rela mengorbankan jiwanya hingga memperoleh kemuliaan?,” tanya Nursi.
Menurut Nursi, hakikat tersebut benar-benar berada dalam puncak kekuatan, kemuliaan, dan di atas kebenaran. Maka, mungkinkah orang yang secara spontan merasakan kebenaran loyalitas alamiah tersebut akan meninggalkannya?
“Dengan komitmen fitri mereka yang sangat kuat terhadap Islam, ahlul bait memandang sebuah petunjuk Islam yang sederhana sekalipun sebagai bukti yang kuat. Sebab, secara fitrah, mereka memang telah memiliki loyalitas terhadap Islam. Adapun orang lain, mereka baru memberikan komitmen setelah adanya bukti yang kuat,” jelas Nursi.
 
 
Dapatkan Update Berita Republika
Kedudukan Sayyidina Ali dalam Pandangan Badiuzzaman Said Nursi
Tanpa Muhrim, Wajibkah Haji?
Pencetus Shalawat Thibbil Qulub dan Keutamaan Membacanya Kala Didera Sakit
Jangan Asal Suntik Putih, Begini Penjelasannya Menurut Fiqih Islam 
‘Kehadiran’ Rasulullah SAW dalam Pembacaan Maulid Simthu Ad-Durar dan Syaratnya
Hukum

Sabu berasal dari jaringan peredaran narkotika Malaysia-Indonesia via perairan Aceh,
Kurusetra

Mendownload lagu dari YouTube pakai MP3 Juice tanpa bayar alias gratis.
Politik

PDIP mempertanyakan sebutan Anies merupakan antitesa dari Jokowi. 
Jabodetabek Nasional

Regulasi atur tiang SUTT harus miliki ruang bebas minimum enam meter.
Bodebek

Petugas mengalami kesulitan dalam proses evakuasi karena tanah yang bergeser.
6 PHOTO
3 PHOTO
3 PHOTO
3 PHOTO
3 PHOTO
Kamis , 13 Oct 2022, 04:11 WIB
Rabu , 12 Oct 2022, 21:19 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source