Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
Komputasi Edge
JAKARTA, investor.id – Schneider Electric TM, pemimpin transformasi digital dalam pengelolaan energi dan otomasi meluncurkan hasil temuan dari laporan terbaru IDC White Paper dengan tema “Succeeding at Digital First Connected Operations” yang menyoroti kekuatan edge computing dalam memungkinkan peralihan ke dunia digital-first. Laporan resmi ini memuat respons lebih dari 1.000 profesional di bidang TI dan operasional di bidang industri, kesehatan, pendidikan, dan industri lainnya termasuk rangkaian wawancara mendalam dengan pelaku industri.
Responden berasal dari berbagai negara, mewakili perusahaan- perusahaan di Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Jerman, Inggris, India dan Irlandia. Organisasi-organisasi yang ikut serta berasal dari berbagai skala, dengan jumlah karyawan dari 100 hingga lebih dari 1.000.
"Ketika organisasi berusaha menciptakan pengalaman yang baru atau lebih baik bagi pelanggan dan menjadi lebih efisien secara operasional, meningkatkan keamanan, serta menjadi lebih sustainable, mereka semakin bergantung pada teknologi digital. Laporan ini mengkaji peran penting edge computing dan penerapan edge dalam memungkinkan terjadinya operasional yang saling terhubung secara digital,” ucap Chris Hanley, SVP, Commercial Operations & Global Channels, leading edge commercial strategy, Schneider Electric dalam keterangan resmi, Jumat (27/5/2022).
Baca juga: Schneider Electric Dukung Digitalisasi Rumah Sakit Pemerintah
Edge computing merupakah salah satu pendukung utama paradigma digital-first. Faktanya, penggunaan infrastruktur edge yang paling umum adalah sistem keamanan siber (cybersecurity) untuk memantau jaringan operasional secara lokal serta menyimpan dan memproses data operasional untuk dibawa ke cloud
“Untuk meningkatkan cybersecurity (50%) dan ketangguhan dan keandalan system (44%). Namun, ada berbagai tantangan yang harus diatasi organisasi untuk memastikan infrastruktur edge mereka, sehingga operasional mereka yang terhubung menjadi kuat dan dapat diandalkan. Beberapa diantaranya terkait masalah konektivitas dan pemadaman listrik. Sekitar 32% responden mengatakan pernah mengalami kurangnya konektivitas atau konektivitas yang lambat terhadap penerapan edge mereka. Sebanyak 31% pernah mengalami pemadaman listrik atau lonjakan listrik yang berlangsung selama lebih dari 60 detik,” jelasnya.
Berikut adalah tantangan yang harus dihadapi dalam transisi menuju operasional yang terhubung secara digital. Pertama, keamanan. Ada perhatian yang besar mengenai keamanan secara fisik dan siber (cybersecurity) dalam operasional yang terhubung. Hal ini membutuhkan sistem dan proses yang dirancang secara khusus untuk paradigma yang baru ini. Namun, begitu terhubung ke cloud, kekuatan data operasional dapat dimanfaatkan untuk mendorong penggunaan yang baru dan lebih mutakhir.
Baca juga: Dukung Pengembangan Riset PLTS, Schneider Electric Beri Solar Inverter Ke Universitas Sriwijaya
Kedua, keterampilan. Tenaga kerja perlu memiliki keterampilan yang tepat untuk menjalankan seluruh pengaturan teknologi dan dapat membangun keselarasan secara internal untuk mendorong perubahan. Hal ini mengharuskan perusahaan untuk melibatkan mitra ekosistem baru di dalam dan luar organisasi.
Ketiga, keandalan. Dengan lebih banyaknya kemampuan operasional lokal didukung secara jarak jauh melalui edge yang terhubung, keandalan menjadi salah satu perhatian utama.
Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)
Sumber : Investor Daily
Berita Terkait
Schneider Electric Dukung Digitalisasi Rumah Sakit Pemerintah
Terpopuler
01
Dividen Bukit Asam (PTBA) Rp 688 per Saham, Simak Tanggal Pentingnya!
Jumat, 27 Mei 2022 | 10:01 WIB
02
Ciptakan BUMN Sehat, Regulasi Masa Jabatan Direksi Harus Ditaati
Kamis, 26 Mei 2022 | 11:00 WIB
03
Investasi Telkomsel di GoTo Berpotensi Cuan Rp 805 Miliar
Kamis, 26 Mei 2022 | 16:25 WIB
04
Mantap! Telkom (TLKM) Bagikan Dividen Rp 14,86 Triliun
Jumat, 27 Mei 2022 | 16:14 WIB
05
Asyik! PGN (PGAS) Bagi-bagi Dividen Rp 124,42 per Saham, Totalnya Rp 3 Triliun
Jumat, 27 Mei 2022 | 15:39 WIB
Terkini
Bank DKI Tandatangani MoU dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Jumat, 27 Mei 2022 | 23:16 WIB
DJP: Peralihan Dari NPWP Ke NIK untuk Permudah Wajib Pajak
Jumat, 27 Mei 2022 | 23:13 WIB
4 Tips Jitu buat Milenial Punya Rumah Sebelum Usia 30
Jumat, 27 Mei 2022 | 23:05 WIB
Perluas Jaringan Transaksi Antar Negara, Bank DKI Gandeng PT Rintis Sejahtera
Jumat, 27 Mei 2022 | 23:00 WIB
Kuartal I, Hanwha Life Kantongi Aset Rp 2,06 Triliun
Jumat, 27 Mei 2022 | 22:44 WIB
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved