Merdeka.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Pontianak, Kalimantan Barat mencatat hingga saat ini sebanyak 104 orang atau warga masyarakat yang melapor ke KPU. Laporan warga itu karena merasa nama mereka dicatut menjadi salah satu pengurus partai politik.
“Sesuai dengan aturan PKPU Nomor 4 tahun 2022, intinya KPU memberikan peluang kepada masyarakat untuk melaporkan, baik secara online dan offline, jika menemukan namanya dicatut sebagai pengurus Parpol,” kata Anggota KPU Kota Pontianak, Julhaimi di Pontianak, Selasa (4/10).
Dia menjelaskan, dengan diberikannya peluang itu, maka masyarakat yang merasa tidak menjadi pengurus parpol bisa melapor ke KPU, sehingga saat sekarang tercatat 104 orang yang merasa namanya dicatut menjadi salah satu pengurus partai politik.
Sesuai dengan PKPU Nomor 4 tahun 2022 dan Surat Dinas Nomor 670 tahun 2022 KPU memberikan peluang kepada masyarakat untuk melaporkan secara online ataupun offline jika namanya dicatut sebagai pengurus parpol.
“Kebanyakan masyarakat yang namanya dicatut sebagai pengurus parpol, yakni yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, dan tenaga kesehatan,” ujar dia, dikutip Antara.
Dia menambahkan, dari sebanyak 104 laporan itu, yakni sebanyak 46 orang sudah terverifikasi, dan sisanya 58 orang belum terverifikasi. Menurut dia, bagi masyarakat yang merasa namanya dicatut bisa melaporkan balik parpol yang mencatut nama tersebut.
Dia menambahkan, perjalanan parpol untuk atau hingga dinyatakan sebagai peserta Pemilu 2024 masih cukup panjang sehingga berbagai tahapan itu harus dilalui oleh parpol sampai dinyatakan oleh KPU RI sebagai peserta pemilu. [gil]
Baca juga:
Peristiwa 4 Oktober 2004: Sejarah Pemilu Langsung di Indonesia
Plt Ketua Umum PPP Targetkan 39 Kursi DPR di Pemilu 2024
Giorgia Meloni, Tokoh Sayap Kanan yang Dituding Anti-Migran Menang Pemilu Italia
Respons Anies Dilaporkan ke Bawaslu karena Penyebaran Tabloid di Masjid
Pendaftar Panwascam di Tangerang Membeludak, Partisipasi Perempuan Minim
Potret Pemilu Pertama Kali di Indonesia, Penuh Antusiasme & Antrean Panjang Warga
Demokrat: Zaman SBY, Presiden Tidak Ikut Campur Pemilu
Demokrat: Zaman SBY, Presiden Tidak Ikut Campur Pemilu
Advertisement
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami
PPKM Diperpanjang, Ini Alasan Pemerintah
Amerika Ketar Ketir Hadapi Perang Dunia Maya dengan China
Fakta yang Terungkap dari Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan
Mau Investasi Tapi Ada Ancaman Resesi, Simak Tips Berikut Ini
Pemprov DKI Kirim Dua Surat Cabut Pergub Penggusuran ke Kemendagri
Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jaksel, Tersangka Besok
Kekurangan Oksigen jadi Penyebab 2 Polisi Meninggal Dunia saat Kerusuhan Kanjuruhan
Anies Pernah Janji Tak jadi Capres Bila Prabowo Maju, NasDem: Konteksnya Pilkada DKI
Tak Kunjung Ditahan, Lansia Pencabul Anak di Gowa Nyaris Diamuk Massa
5 Anggota TNI Anarkis saat Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Diperiksa Denpom Malang
Rapat Pertama TGIPF, Mahfud Mulai Sisir Akar Masalah Tragedi Kanjuruhan
Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya akan Evaluasi SOP Pengamanan
Kemendagri Gandeng 19 Negara, Dorong Integrasi Ciptakan Kota Cerdas Usai Pandemi
Kekurangan Oksigen jadi Penyebab 2 Polisi Meninggal Dunia saat Kerusuhan Kanjuruhan
Kapolres Malang Dicopot, Momen Keakraban AKBP Ferli & Suporter Arema Sebelum Tragedi
Polisi Tetap Usut Kasus Prank Laporan KDRT Baim Wong dan Paula Verhoeven
Polri Telusuri Asal Perintah Tembak Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jaksel, Tersangka Besok
DPR: Penahanan Putri Candrawathi Kurangi Suara Minor Publik soal Diskriminasi
AKP Rifaizal Samual Hari Ini Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J
Alasan Polri Tunda Pelimpahan Tahap II Ferdy Sambo Cs hingga Rabu 5 Oktober
Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jaksel, Tersangka Besok
DPR: Penahanan Putri Candrawathi Kurangi Suara Minor Publik soal Diskriminasi
AKP Rifaizal Samual Hari Ini Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J
Alasan Polri Tunda Pelimpahan Tahap II Ferdy Sambo Cs hingga Rabu 5 Oktober
Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jaksel, Tersangka Besok
AKP Rifaizal Samual Hari Ini Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J
Alasan Polri Tunda Pelimpahan Tahap II Ferdy Sambo Cs hingga Rabu 5 Oktober
BPOM Izinkan Penggunaan Vaksin IndoVac untuk Dewasa
Kasus Covid-19 Melandai, Kemenkes Imbau Masyarakat Vaksinasi Booster
2.000 Suporter Sriwijaya FC Gelar Aksi Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Cerita Mencekam Pemain Persebaya Terjebak di Stadion Saat Tragedi Kanjuruhan
Advertisement
Advertisement
NasDem Usung Anies Jadi Capres 2024, Siapa Lawan Sepadan?
Amerika Ketar Ketir Hadapi Perang Dunia Maya dengan China
Sejarah Politik Anies Baswedan-Nasdem: Dulu Lawan Sekarang Kawan
Angkie Yudistia
Peluang Penyandang Disabilitas di Sektor Ketenagakerjaan
Ridea Oktavia
Dispensasi Kawin: Tegakkan Regulasi Tekan Angka Perkawinan Dini
Drs. Rudiantara, M.B.A
Masa Krusial Mempersiapkan Talenta Digital