JawaPos.com–Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner hingga gagal ginjal. Bahkan sebuah penelitian yang baru-baru ini dipresentasikan pada konferensi American Heart Association’s Hypertension Scientific Session 2022 menemukan bahwa hipertensi bisa memicu pengeroposan tulang atau osteoporosis.
Penelitian dilakukan pada tikus muda yang memiliki tekanan darah tinggi. Hasilnya tikus menunjukkan keropos tulang dan kerusakan tulang terkait osteoporosis yang serupa dengan tikus yang lebih tua.
Seperti yang ditunjukkan dalam laporan SciTechDaily, tekanan darah tinggi dan osteoporosis adalah gangguan umum.  Seseorang mungkin memiliki kedua kondisi itu secara bersamaan. Peneliti dari penelitian tersebut memeriksa peradangan yang terkait dengan tekanan darah tinggi pada tikus dan menemukan bahwa itu mungkin terkait dengan osteoporosis.
Dilansir dari Science Times, Selasa (4/10), menurut penulis utama studi dan Ph.D. kandidat dalam teknik biomedis di Universitas Vanderbilt di Nashville, Tennessee, Elizabeth Maria Hennen, sumsum tulang adalah lokasi di mana tulang baru dan sel kekebalan baru diproduksi. Dia menduga sel-sel kekebalan yang lebih pro-inflamasi di sumsum tulang dapat menyebabkan kerusakan tulang dan melemahkannya.
Hubungan Antara Penuaan Tulang dan Hipertensi
Penulis utama juga menjelaskan bahwa dengan memahami bagaimana hipertensi berkontribusi terhadap osteoporosis. Seseorang mungkin dapat mengurangi risiko osteoporosis dan melindungi orang pada kemudian hari dengan lebih baik dari patah tulang karena kerapuhan dan kualitas hidup yang rendah.
Metode Penelitian
Untuk menyelidiki kemungkinan hubungan antara penuaan tulang dan hipertensi, para peneliti membandingkan tikus muda dengan hipertensi buatan dengan tikus tua yang tidak memiliki hipertensi. Sebanyak tikus muda diberikan angiotensin II, hormon yang menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Selama enam minggu selama penelitian, para peneliti menggunakan tomografi komputer mikro, pendekatan pencitraan canggih untuk menganalisis tulang tikus dari keempat kelompok. Kekuatan dan kepadatan tulang digunakan untuk mengidentifikasi kepadatan dan kekuatan digunakan untuk menentukan kesehatan tulang.
Algoritma matematika digunakan untuk menguji kemungkinan efek hipertensi dan penuaan pada struktur mikro dan kekuatan tulang tikus. Peneliti menemukan adanya keterkaitan antara hipertensi dan pengeroposan tulang.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Saksikan video menarik berikut ini:
© PT Jawa Pos Grup Multimedia

source