Di era saat ini akses digital sangat di utamakan dalan pelayanan kepada pasien , baik sebagai sarana konsultasi maupun sebagai akses dalam melakukan panggilan gawat darurat. Kebutuhan akan pelayanan emergency 24 jam sebelum pasien sampai di rumah sakit menjadi hal yang paling mendasar yang di butuhkan masyarakat saat ini. Akses layanan yang cepat, tepat dan efesien menjadi suatu tantangan bidang kesehatan dalam pemenuhan layanan gawat darurat di masyarakat khususnya sebelum pasien tersebut tiba di rumah sakit.
Bila kita melihat film atau berita di luar negeri, setiap ada kejadian yang berkaitan dengan kegawat daruratan, tim medis di luar negeri sangat sigap dan cepat dalam merepon panggilan yang masuk, dengan berbekal aplikasi map dan alat kesehatan yang canggih sehingga menunjang dalam pelaksaan Emergency respon di masyarakat.
Di Indonesia sendiri pada tahun 2016 kementrian kesehatan berkerja sama dengan kementrian perhubungan membuat sebuah inovasi layanan cepat tanggap darurat kesehatan yang dinamakan Public Safety Centre (PSC)119. Layanan ini dibentuk untuk membantu penangan kesehatan terhadap masyarakat yang tidak hanya berhubungan dengan kecelakaan tetapi juga dalam situasi kritis. Layanan ini dapat diakses melalu telepon seluler atau pun melalui aplikasi emergency button PSC 119 yang dapat di download di playstore android.
Layanan PSC 119 merupakan layanan kegawatdaruratan bersekala nasional. Seluruh kota atau kabupaten yang sudah melaksanakan layanan PSC 119 dapat terhubung satu dengan yang lainnya secara nasional melalui National Command Centre (NCC) yang berpusat di kementrian kesehatan di jakarta. Setiap laporan kejadian yang masuk melalu layanan telepon 119 akan terhubung ke operator nasional yang berada di jakarta dan selanjutnya akan berkordinasi dengan PSC 119 di daerah tempat kejadian untuk selanjutnya dapat di tindak lanjuti.
Sebagai contoh, bila masyarakat mendapati kasus pasien dengan kondisi tidak sadarkan diri maka dengan menekan tombol emergency yang berada dalam aplikasi PSC 119, laporan kejadian serta lokasi kejadian akan masuk ke ruang operator PSC 119 yang selanjutnya di tindak lanjuti oleh tim dengan menghubungi masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut dan respon time setelah menerima laporan tersebut ialah kurang dari 10 menit tim PSC 119 harus sudah berada di lokasi. Hingga saat ini beberapa daerah sudah memiliki tim PSC 119 baik di kota maupun kabupaten. Hal ini berguna untuk mempercepat waktu respon time kejadian di masing-masing daerah guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di kota mataram sendiri, layanan PSC 119 ini pertama kali di gaungkan oleh RSUD Kota Mataram. Pada tahun 2018, RSUD kota Mataram membentuk PSC 119 Mataram Emergency Medical Service (MEMS), yang di resmikan oleh menteri kesehatan kala itu prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, Sp.M (K). Hal ini di lakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi presiden No.4 Tahun 2013, dimana seluruh kabupaten / kota di Indonesia harus membentuk PSC. Selain itu mataram yang merupakan kota dengan destinasi wisata yang sangat tinggi membuat kebutuhan akan layanan kesehatan prehospital sangatlah tinggi.
Dengan terbentuknya PSC 119 di masing-masing kabupaten dan kota diharapkan pelayanan prehospital yang di butuhkan oleh masyarakat dapat dengan cepat tertangani. Saat ini layanan PSC 119 MEMS diantaranya Layanan Emergency Prehospital, Layanan Home Care, Ambulance ICU, Evakuasi/Rujukan pasien via udara maupun darat. Alat-alat kesehatan yang digunakan oleh tim PSC 119 MEMS terbilang up to date dan canggih.
Hingga saat ini PSC 119 MEMS masih menjadi layanan kesehatan no.1 yang paling dibutuhkan baik oleh warga kota mataram maupun luar kota mataram. Kedepannya layanan ini dapat dikembangkan dan berkolaborasi dengan pihak Polisi, Pemadam kebakaran, dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna memudahkan dalam koordinasi terkait kebutuhan penanganan kesehatan di masyarakat. Bagi warga kota mataram yang membutuhkan layanan PSC 119 MEMS dapat menghubungi melalui nomor call centre 119, atau melalu nomor HP di 087777577119 atau dapat juga melalu aplikasi Emergency Button MEMS.