Katadata Media Network
Bank Dunia dalam laporannya bertajuk “Aspiring Indonesia – Expanding the Middle Class” menyebutkan hampir separuh masyarakat Indonesia menuju kelas menengah. Jumlahnya mencapai 114,7 juta orang.
Jumlah tersebut porsinya mencapai 44% dari total penduduk Indonesia yang mencapai 261 juta jiwa pada 2016. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan kelompok lainnya.
“Kelompok masyarakat menuju kelas menengah sangat penting untuk membuka potensi pembangunan Indonesia dan mendorong Indonesia ke status negara berpenghasilan tinggi,” menurut Bank Dunia dalam rilis laporan tersebut.
Berikut ini pengelompokan masyarakat menurut pengeluaran menurut Bank Dunia:
Masih menurut laporan tersebut, ada 28 juta (10,7%) masyarakat Indonesia yang masuk kelompok miskin. Sebanyak 61,6 juta (23,6%) masyarakat yang masuk kelompok rentan.
Ada pula 53,6 juta (20,5%) masyarakat Indonesia yang masuk kelompok kelas menengah dan ada 3,1 juta (1,2%) yang masuk kategori kelas atas.
Dalam 20 tahun terakhir (hingga 2014), mayoritas orang miskin dan rentan miskin telah keluar dari kemiskinan dan ingin masuk ke kelas menengah. Jumlahnya hampir mencapai 115 juta.
Tantangan bagi Indonesia yakni membuat pertumbuhan menjadi lebih inklusif dengan menyediakan monilias ekonomi dan menumbuhkan kelas menengah.
Ini cara untuk memperluas kelas menengah Indonesia menurut Bank Dunia:
(Baca: Pemerintah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2024)
XLS
PNG
PDF
EMBED
Grafik:

Hubungi KIC untuk permintaan data, riset, dan analisis.
Trending
Topik
Media Sosial
©2022 Katadata. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Mohon isi form survei ini untuk membantu kami memperbaiki pengalaman Anda dalam menggunakan Databoks.
Kepuasan Anda
Bagaimana agar kami bisa lebih baik lagi?

source