Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Seiji Kihara mengungkapkan bahwa perjalanan turis asing ke Jepang paling cepat dibuka pada akhir tahun ini.
“Kita masih terus memikirkan untuk pembebasan lebih lanjut turis masuk ke Jepang,” papar Seiji Kihara di acara Prime Fuji TV, Minggu (11/9/2022) pagi.
Seiji Kihara mengakui saat ini jumlah turis asing yang masuk ke Jepang masih sangat sedikit, hanya sekitar 5 persen dari jumlah yang masuk tahun 2019 sebelum virus corona menjadi pandemi di Jepang.
“Diskusi mengenai pembebasan itu masih terus dilakukan PM Jepang Fumio Kishida. Kita usahakan pembukaan turis pribadi secepat mungkin musim gugur nanti atau musim dingin mendatang paling lambat,” ujarnya.
Baca juga: Menteri Kesehatan Jepang Tegaskan Belum Realistis Menurunkan Status Covid-19 ke Level 5
Musim gugur di Jepang dimulai sekitar akhir Oktober mendatang dan musim dingin mulai sekitar akhir Desember 2022 sampai dengan awal Maret 2023.
Seiji Kihara mengatakan dengan banyaknya turis asing ke Jepang akan memudahkan mereka berbelanja oleh-oleh karena nilai tukar yen melemah terhadap dolar AS saat ini.
Kamis (8/9/2022) lalu ditransaksikan sekitar 144 yen per dolar AS di pasar uang Tokyo.
Banyak pengamat nilai dolar memperkirakan bisa mencapai 160 yen per dolar AS di masa depan, khususnya di akhir tahun 2022 ini.
Sejak 7 September 2022, turis asing yang ke Jepang sudah bebas tour leader. Namun tetap dalam kontrol biro perjalanan (perusahaan travel).

source